**Borneonews - Ternate**, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan dana darurat sebesar Rp 1,1 miliar untuk mendukung penanganan bencana banjir bandang yang melanda Ternate, Maluku Utara. Penyaluran dana ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi korban bencana.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan dalam konferensi pers di Jakarta bahwa tujuan utama dari bantuan ini adalah memastikan bahwa kebutuhan para korban terpenuhi. Dari total dana yang dialokasikan, BNPB memberikan Rp 500 juta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate, Rp 200 juta untuk Kodim 1051/Ternate, Rp 200 juta untuk Korem 152/Ternate, serta Rp 200 juta untuk Polres Kota Ternate.
Abdul Muhari juga menegaskan bahwa dana tersebut dapat segera digunakan oleh seluruh instansi yang menerima bantuan untuk menangani dampak bencana yang terjadi. Hal ini termasuk pendistribusian logistik bagi para korban selama masa tanggap darurat yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan, serta untuk operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban hilang.
Sebagai bagian dari respons terhadap bencana ini, BNPB telah mendirikan dua posko pengungsian yang terletak tidak jauh dari lokasi bencana di Kelurahan Rua, Pulau Ternate. Posko tersebut dilengkapi dengan berbagai kebutuhan logistik yang diperlukan oleh para pengungsi.
Abdul Muhari menambahkan bahwa dengan adanya dana bantuan ini, diharapkan operasi tanggap darurat dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan cepat, tanpa mengalami hambatan berarti.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi BNPB hingga Senin pagi, tercatat ada 28 orang yang menjadi korban akibat banjir bandang ini. Tim gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 22 orang, dengan rincian 13 orang dinyatakan meninggal dunia dan sembilan orang selamat meski dalam keadaan luka-luka. Para korban yang selamat telah mendapatkan perawatan medis. Namun, masih terdapat enam orang yang dinyatakan hilang dan sedang dalam proses pencarian.
Setidaknya 25 unit rumah dan satu unit mushalla mengalami kerusakan berat akibat bencana ini, di mana jalan-jalan juga terputus setelah diterjang oleh material lumpur, pasir, dan batu yang berasal dari Gunung Gamalama pada hari Minggu dini hari. Bantuan dan upaya pemulihan terus dilakukan untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.
ANTARA
Dana Rp 1,1 Miliar dari BNPB untuk Atasi Banjir Bandang di Ternate
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







