**Borneonews - Natuna**, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menggelar pelatihan teknis terkait potensi pencarian dan pertolongan (SAR) di Kabupaten Natuna, yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia. Pelatihan ini melibatkan masyarakat setempat dan berlangsung selama tujuh hari sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan pertolongan di daerah tersebut.
Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Anggit Mulyo Satoto, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilakukan setiap tahun, dan untuk tahun 2024, fokusnya adalah pada pengajaran *first aid* atau pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai standar dan teknik dalam menangani situasi darurat yang melibatkan kecelakaan.
Ia menambahkan bahwa saat ini pelatihan ini diadakan sekali dalam setahun. Namun, pihaknya berencana untuk meningkatkan frekuensi pelatihan menjadi dua kali dalam setahun di tahun depan. Setiap peserta yang berhasil menyelesaikan program ini akan menerima sertifikat, yang dapat membantu mereka dalam memperoleh pekerjaan yang mengharuskan keterampilan yang diajarkan selama pelatihan.
Lebih lanjut, Anggit mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini cukup tinggi. Oleh karena itu, ia mengimbau agar peserta mengikuti pelatihan dengan serius, mengingat bahwa program ini diselenggarakan secara gratis.
Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Basarnas atas pelaksanaan kegiatan ini di daerahnya. Ia menekankan pentingnya pelatihan bagi masyarakat guna mengurangi risiko terkait kecelakaan. Huda mengajak setiap peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sepenuh hati, karena manfaat dari pelatihan ini akan sangat dirasakan oleh semua yang berpartisipasi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Alfiansyah, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga dan potensi dalam pencarian dan pertolongan yang dapat dimobilisasi saat terjadi kecelakaan. Dia menjelaskan bahwa pelatihan ini akan memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam melakukan pertolongan dan penyelamatan korban.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai berbagai topik, termasuk substansi Basarnas, pengantar *first aid*, penilaian dan pemindahan korban, bantuan hidup dasar, resusitasi jantung paru untuk orang dewasa, penggunaan *automated external defibrillator* (AED), penanganan luka bakar, situasi darurat lingkungan, serta pembinaan fisik. Peserta pelatihan kali ini berjumlah 50 orang dan dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 31 Agustus.
ANTARA
Pelatihan Pertolongan Pertama Basarnas di Natuna Selama Tujuh Hari
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Puluhan Calon Jamaah Umrah Terpaksa Naik Kapal Dampak Terganggunya Penerbangan di Kobar
Kemenhub: Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Selamat
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Komentar (0)
Memuat komentar…







