JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas menekankan pentingnya penerapan *interoperabilitas* dalam pelayanan publik, khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Menurut Anas, langkah ini bertujuan untuk memudahkan akses layanan bagi masyarakat. Dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Anas menyampaikan bahwa dengan luasnya wilayah Kalimantan Utara, sangat diperlukan proses digitalisasi yang efektif. Dia menjelaskan bahwa digitalisasi tidak hanya melibatkan pembuatan aplikasi baru, tetapi juga mengintegrasikan aplikasi yang sudah ada untuk mencapai efisiensi dan efektivitas yang lebih baik dalam memberikan layanan. Anas menambahkan bahwa transformasi digital ini akan lebih berhasil jika didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai. Dia berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan momen ini untuk mengkolaborasikan kemampuan dari berbagai generasi yang ada di dalam pemerintahan. “Penting untuk menggabungkan pengalaman para senior dengan inovasi yang ditawarkan oleh generasi muda. Banyak individu yang hebat muncul karena mereka diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Oleh karena itu, kita perlu memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menjadi talenta digital yang dapat membantu membawa pembangunan di Kalimantan Utara,” ungkapnya. Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Suriansyah, memberikan apresiasi atas kehadiran Menteri PANRB dalam acara Sapa ASN Kaltara. Suriansyah berpendapat bahwa acara tersebut tidak hanya berfungsi untuk membangkitkan semangat aparatur sipil negara (ASN) di Kalimantan Utara, tetapi juga sebagai platform untuk pertukaran ide dan gagasan antar birokrat secara interaktif. “Kegiatan ini sangat penting untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam reformasi birokrasi sehingga pemerintah dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik kepada masyarakat," tutup Suriansyah. ANTARA