MANOKWARI –
**Borneonews - Sorong**, Kepolisian Daerah Papua Barat telah menyiapkan 888 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Papua Barat Daya. Penempatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Mansinam II 2024 yang bertujuan memastikan seluruh tahapan pemilu berlangsung dengan aman. Kepala Polda Papua Barat, Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa total ada 1.789 personel yang terlibat dalam operasi ini. Pembagian kekuatan personel dilakukan antara dua provinsi, dengan 829 personel untuk Provinsi Papua Barat dan 888 personel untuk Papua Barat Daya. Operasi tersebut direncanakan berlangsung mulai 27 Agustus 2024 hingga 7 Februari 2025, dengan total durasi selama 151 hari. Inspektur Jenderal Isir mengakui bahwa pelaksanaan pengamanan Pilkada 2024 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya memerlukan pendekatan khusus, mengingat karakteristik sosial dan geografis yang unik. Kedekatan hubungan sosial antara pemilih dan calon yang terpilih, ditambah dengan kondisi daerah yang bervariasi — mulai dari pegunungan hingga pesisir — membuat tantangan ini semakin kompleks. Selain itu, infrastruktur dan sistem telekomunikasi di daerah tersebut juga terbatas. Dalam sambutannya, ia mengingatkan kepada seluruh personel mengenai pentingnya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam melaksanakan tugas. Setiap anggota diharapkan menunjukkan profesionalisme yang tinggi serta rasa tanggung jawab dalam melaksanakan pengamanan di lapangan. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi yang erat antara personel kepolisian, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta semua pihak terkait lainnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan solidaritas antar instansi demi menjaga situasi tetap aman selama pelaksanaan Pilkada. Lebih lanjut, Inspektur Jenderal Isir meminta agar setiap personel selalu dalam keadaan siaga dan siap secara penuh, baik dari segi individu maupun peralatan, untuk mendukung keamanan di lapangan. Ia mendorong semua anggota untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang humanis dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, agar pelaksanaan Pilkada di Papua Barat dan Papua Barat Daya berjalan dengan aman dan lancar. Sementara itu, Kombes Pol Budy Utomo, sebagai Kasatgaswil Operasi Mantap Praja Mansinam II 2024 untuk Papua Barat Daya, mengidentifikasi beberapa daerah yang memerlukan perhatian ekstra, seperti wilayah kepulauan dan Kabupaten Maybrat. Di Kabupaten Maybrat, ada laporan mengenai gerakan kelompok separatis yang masih aktif. Oleh karena itu, akan ada pengiriman tambahan pasukan dari TNI dan tim gabungan lainnya untuk memperkuat keamanan wilayah tersebut. Pembagian personel untuk keenam kabupaten dan kota di Papua Barat Daya akan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan yang dapat muncul selama masa kampanye para calon kepala daerah. Dengan strategi ini, diharapkan setiap proses dan tahapan Pilkada 2024 dapat terlaksana dengan aman. ANTARA