**Borneonews - Batam**, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah, menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan demokrasi yang aman dan kondusif di Indonesia. Hal ini tercermin dari upaya pengamanan pada Pilkada serentak tahun 2024.
Menurut Yan Fitri, Pemilihan Kepala Daerah serentak ini sangat krusial dan memerlukan perhatian dari semua pihak. Mengingat Kepulauan Riau merupakan beranda negara kesatuan Republik Indonesia, kondisi keamanan di daerah ini akan menjadi sorotan, terutama dari negara-negara tetangga.
Ia menambahkan bahwa Provinsi Kepulauan Riau memiliki posisi strategis baik dalam aspek perekonomian maupun stabilitas negara. Dengan perbatasan yang berbagi dengan enam negaraSingapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Kamboja, serta Laut TiongkokKepulauan Riau harus dijaga dalam keadaan aman dan kondusif.
"Karena itu, kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja Seligi untuk pengamanan Pilkada 2024, mereka tidak hanya bertugas untuk memastikan keamanan pemilihan kepala daerah tetapi juga menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan utara," ujarnya.
Yan Fitri menjelaskan, Polda Kepri akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, termasuk personel dan sarana prasarana, untuk memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan sukses di setiap tahapannya.
Pengamanan yang ketat diharapkan dapat menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif, serta mendorong partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pelaksanaan pemilihan ini.
Dilanjutkannya, Operasi Mantap Praja merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap lima tahun dan merupakan operasi khusus untuk memberikan kepastian, kenyamanan, serta keamanan bagi negara dan masyarakat dalam pesta demokrasi lokal.
Penting untuk dicatat bahwa Pilkada 2024 akan menjadi sejarah baru bagi demokrasi Indonesia, karena untuk pertama kalinya digelar secara serentak di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten.
Pada saat bersamaan, pelaksanaan Operasi Mantap Praja di seluruh wilayah Indonesia mencakup 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Di Provinsi Kepulauan Riau, pemilihan ini akan berlangsung di satu provinsi, dua kota, dan lima kabupaten.
Operasi Mantap Praja Seligi 2024 dijadwalkan berlangsung selama 112 hari, mulai tanggal 27 Agustus hingga 16 Desember 2024. Dalam operasi ini, terdapat total 11.583 personel yang terdiri dari 4.525 personel Polri, 678 personel TNI, dan 6.650 personel Linmas.
Dari jumlah itu, sebanyak 3.901 personel Polri akan ditugaskan untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS), sementara 628 personel lainnya akan berfungsi sebagai cadangan.
Kekuatan personel tersebut akan tersebar merata untuk mengamankan 3.325 TPS yang berada di seluruh Provinsi Kepulauan Riau. "Suksesnya pelaksanaan tahapan pilkada ini tentunya memerlukan kerja sama yang baik antara semua pemangku kepentingan yang terlibat sebagai pengaman dalam Pilkada serentak 2024," pungkas Yan Fitri.
ANTARA
Kapolda Kepri Tegaskan Komitmen Aman Kembali Pilkada 2024
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







