JAKARTA –
**Borneonews - Gunung Gede**, Sebanyak 400 siswa pecinta alam dari DKI Jakarta, yang terdiri dari peserta dari 40 sekolah, berhasil membentangkan bendera Merah Putih dengan ukuran 7x25 meter di Alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede, pada hari Minggu, 25 Agustus. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pendakian Bersama yang diinisiasi oleh Forum Alumni Sispala Jakarta (FASTA). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter remaja sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Dedi Satria, selaku Ketua Pelaksana Pendakian Bersama Sispala DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pendakian berlangsung tanpa kendala. Setiap peserta berhasil menyelesaikan pendakian sembari berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih di Gunung Gede. Dedi menjelaskan, persiapan yang matang sangat diperlukan, termasuk antisipasi terhadap kemungkinan terburuk dengan menyiapkan ambulans dan tim medis sepanjang kegiatan berlangsung. Prasenja, Sekretaris Umum FASTA, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya terbatas pada pendakian saja, melainkan juga melibatkan aksi pembersihan Gunung Gede saat para peserta turun dari gunung. "Sampah yang berhasil dikumpulkan selama kegiatan akan dilombakan berdasarkan beratnya, sebagai bentuk edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya. Raga Radja Gah, Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, menegaskan pentingnya pendidikan karakter yang seharusnya tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan di alam terbuka semacam ini memberikan kesempatan untuk melihat karakter asli masing-masing individu, termasuk sikap kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Raga juga menyebutkan bahwa ikrar yang diucapkan oleh peserta, disaksikan oleh seluruh pihak, menegaskan komitmen untuk menghindari kekerasan dan perundungan. "Yang keras hanya saat latihan, untuk membentuk fisik yang kuat," tegasnya. Acara ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, serta Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP). Selain itu, dukungan juga datang dari Asosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI), Tim Kesehatan Sabhawana, dan AKBM, bersama dengan sekolah-sekolah yang mengirimkan siswanya sebagai peserta dalam kegiatan ini. ANTARA