**Borneonews - Jakarta**, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengonfirmasi bahwa Presiden Joko Widodo berencana untuk melakukan kegiatan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur pada bulan September 2024.
Dalam penjelasannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Heru menyatakan bahwa jadwal berkantor tersebut akan diatur sejalan dengan agenda kunjungan kerja Presiden yang cukup padat. Ia menjelaskan, "Agenda beliau akan disesuaikan tentunya. Kunjungan kerja beliau cukup banyak, di sela-sela kunjungan kerja tentunya beliau akan menyempatkan berkantor di IKN."
Saat ini, proses persiapan untuk kegiatan tersebut tengah dilakukan melalui koordinasi dengan beberapa pejabat tinggi negeri. Diantaranya adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Kepala Sekretariat Kabinet (Seskab), dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Heru Budi juga menegaskan bahwa rencana ini tidak berarti Presiden Jokowi akan berkantor secara permanen di IKN, melainkan hanya akan menjadi bagian dari penyesuaian jadwal yang ditetapkan.
"Ini lagi dipersiapkan. Nanti Pak Seskab dan Pak Mensesneg akan mempersiapkan agenda itu untuk berkantor di IKN," ujarnya lebih lanjut.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan langkah ini terkait dengan demonstrasi yang kerap terjadi di Jakarta, Heru Budi dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara agenda tersebut dengan masalah tersebut. "Nggak. Kan beliau sudah menyampaikannya sudah lama," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa belum ada keputusan resmi mengenai keikutsertaan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, dalam kegiatan berkantor di IKN. "Nanti kita lihat," tutupnya, menjawab pertanyaan tentang kemungkinan Prabowo untuk turut serta dalam agenda ini.
ANTARA
Jokowi Rencanakan Berkantor di IKN pada September 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







