**Borneonews - Semarang**, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, mengungkapkan bahwa Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024 dapat diikuti oleh maksimal sembilan pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Hal ini didasarkan pada persyaratan pencalonan yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2024.
"Melalui simulasi yang kami lakukan berdasarkan perolehan suara sah di Pemilu 2024, kami melihat potensi untuk ada sembilan pasangan calon," ujar Paulus di Semarang pada hari Senin.
Lebih lanjut, Paulus menjelaskan bahwa pendaftaran bakal calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 akan mengacu pada PKPU yang merupakan revisi dari PKPU Nomor 8 Tahun 2024 mengenai tata cara pencalonan dalam pemilu. Dalam peraturan tersebut, Jawa Tengah tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penduduk dalam daftar pemilih tetap melebihi 12 juta jiwa.
Ia menekankan bahwa pada tahap pencalonan, partai politik ataupun gabungan partai politik yang turut serta dalam pemilu diwajibkan memperoleh paling sedikit 6,5 persen dari total suara sah yang telah diperebutkan.
Paulus juga mengingatkan, terlepas dari berapa banyak pasangan calon yang ikut, proses penentuan pemenang pada akhirnya akan didasarkan pada jumlah suara terbanyak yang diperoleh oleh masing-masing pasangan.
Selain itu, ia menjamin kesiapan KPU Jawa Tengah untuk menerima pendaftaran calon kepala daerah dengan baik. "Kami sudah menyiapkan tim penerima serta pengaturan lokasi, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tuturnya.
Paulus menyatakan bahwa KPU tidak melarang adanya arak-arakan yang mengiringi bakal calon kepala daerah yang akan mendaftar. Namun, ia mengimbau agar tim dari pasangan calon yang membawa rombongan besar untuk melakukan koordinasi dengan kepolisian guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar kantor KPU Jawa Tengah.
ANTARA
KPU Jateng Sepakati Maksimal Sembilan Pasangan Calon Pilgub 2024
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







