JAKARTA –
**Borneonews - Bandung**, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyampaikan komitmennya untuk melakukan perbaikan setelah timnya mengalami hasil kurang memuaskan dalam dua pertandingan terakhir. Dalam laga pekan ketiga Liga 1 Indonesia, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang berlangsung pada hari Minggu (25/8). Menurut pernyataan resmi dari klub, Hodak berencana memanfaatkan masa jeda yang ada selama lebih dari seminggu, akibat terciptanya *FIFA Matchday*, untuk memperbaiki performa tim. Dalam dua pertandingan terakhir, Persib Bandung tidak berhasil meraih poin penuh, setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan kedua. "Yang terpenting adalah kami tidak kalah. Setelah masa jeda ini, kami akan fokus memperbaiki segala hal yang kurang dan mempersiapkan diri untuk laga berikutnya," ungkap pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut. Mengenai jalannya pertandingan melawan Arema FC, Hodak menilai pertarungan tersebut cukup menantang. Namun, ia melihat adanya perkembangan positif dalam permainan tim dibandingkan saat melawan Dewa United. Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran penyerang David Da Silva, yang saat ini absen karena cedera. Kehilangan Da Silva membuat Persib kesulitan menembus pertahanan lawan. David, yang merupakan pencetak gol terbanyak tim, harus ditarik keluar pada laga melawan Dewa United pada jeda antar babak. "Ini adalah pertandingan yang sulit, dan jika hasilnya tidak memuaskan, tentu tidak ada yang merasa puas. Namun, saya percaya kami sudah menunjukkan permainan yang lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya melawan Dewa United," tambah Hodak. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa meskipun kehilangan David, pemain lain seperti Dimas telah menunjukkan peluang dalam pertandingan ini, meski sayangnya tidak berujung pada gol. "Dimas berhasil mencetak peluang, namun kami harus lebih tajam dalam penyelesaian akhir," tutupnya. ANTARA