JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Politikus senior Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan pentingnya untuk tidak memberikan sanksi kepada kadernya, Airin Rachmi Diany. Airin telah diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banten, meskipun Partai Golkar sebelumnya telah memberikan dukungan kepada pasangan calon Andra Soni dan Achmad Dimyati. Doli berpendapat, meskipun tindakan Airin bertentangan dengan keputusan yang telah diambil oleh partai, hak konstitusionalnya sebagai warga negara untuk mencalonkan diri pada Pilkada harus tetap dihargai. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menyatakan, “Kita memberikan penghormatan terhadap sikap politik Bu Airin yang memang memenuhi syarat dan kompetensi untuk mencalonkan diri di Banten.” Lebih lanjut, Doli menjelaskan bahwa atribut Partai Golkar tetap akan dipersembahkan kepada pasangan yang didukung secara resmi oleh partainya, yaitu Andra Soni dan Achmad Dimyati. Dengan begitu, Airin tidak dapat menggunakan atribut yang terkait dengan Partai Golkar, meskipun dia masih terdaftar sebagai kader partai berlambang pohon beringin tersebut. “Selama Bu Airin dapat berkomunikasi dengan pengurus DPP Partai Golkar maupun dengan jajaran di Banten, kami akan menghargai keputusan pribadi Bu Airin,” ujarnya. Saat ini, nasib Airin sebagai anggota Partai Golkar masih belum jelas. Doli mengatakannya karena Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar belum mengeluarkan surat penugasan resmi apapun untuk Airin. Sebelumnya, Airin Rachmi Diany dan calon wakil gubernur Ade Sumardi hadir dalam acara Pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Gelombang Tiga yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan di Jakarta. Dalam acara tersebut, Airin dan Ade terlihat tiba bersama pada pukul 12.56 WIB di Ruang Auditorium DPP PDIP. Airin tampak mengenakan pakaian batik dengan nuansa merah dan putih serta kerudung yang serasi, sementara Ade mengenakan seragam khas PDIP berwarna merah, lengkap dengan lambang banteng di sebelah kiri kemeja mereka. ANTARA