**Borneonews - Jakarta Selatan**, Sebanyak 75 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada hari Senin.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menjelaskan bahwa insiden kebakaran dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut dugaan, penyebab kebakaran berasal dari panel listrik yang terbakar. Satriadi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penanganan terhadap kebakaran ini dan akan menambah jumlah personel jika diperlukan berdasarkan situasi di lapangan. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah terasa lebih aman dan sejumlah pasien telah berhasil dievakuasi dari lokasi tersebut.
Ia juga menyampaikan, Sumber api dari panel listrik telah dapat dikuasai.
Berdasarkan observasi di lokasi kejadian hingga pukul 14.50 WIB, sejumlah petugas Gulkarmat masih melakukan proses evakuasi. Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, menyatakan bahwa situasi sudah cukup aman dan fokus saat ini adalah mengeluarkan sisa asap dari area tersebut.
Dalam proses evakuasi, terlihat beberapa tenaga kesehatan yang bergerak cepat untuk menyelamatkan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan menggunakan tempat tidur dan kursi roda untuk memindahkan pasien ke gedung lain, termasuk ruang ICU.
Sejak api berhasil dipadamkan, tenaga kesehatan berupaya mengembalikan pasien ke ruang IGD. Sementara itu, pegawai lainnya terlihat bergerak cepat keluar dari gedung untuk menyelamatkan diri, memastikan bahwa kebakaran telah sepenuhnya padam.
ANTARA
75 Personel Gulkarmat Padamkan Kebakaran di RSPP Jakarta Selatan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…







