PALU –
**Borneonews - Poso**, Kepolisian Resor Poso, yang berada di bawah Polda Sulawesi Tengah, telah mengambil langkah nyata untuk menjaga keamanan selama proses pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Poso untuk periode 2024-2029. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Kapolres Poso, yang diwakili oleh Kepala Bagian Operasional, AKP Sudji Hartono, mengerahkan ratusan personel gabungan. Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelantikan Anggota DPRD dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan tanpa adanya gangguan. Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Poso, AKP Basirun Laele, pengamanan ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan setempat. Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polres Poso ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk pintu masuk utama gedung DPRD Poso. Penempatan personel di lokasi-lokasi tersebut diharapkan dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi selama acara berlangsung. Lebih lanjut, Basirun menegaskan bahwa tidak semua anggota keluarga Anggota DPRD diperbolehkan masuk ke dalam gedung selama proses pelantikan. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kerumunan yang dapat mengganggu jalannya prosesi pengambilan sumpah. Keluarga dan pendukung Anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama acara. Basirun menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Poso tetap terjaga. Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso telah menetapkan 30 orang sebagai anggota DPRD terpilih untuk masa bakti 2024-2029 berdasarkan hasil Pemilih Umum (Pemilu) yang dilaksanakan pada tahun 2024. Para anggota terpilih tersebut berasal dari sembilan partai politik yang mengikuti Pemilu di Kabupaten Poso. ANTARA