**Borneonews - Bandarlampung**, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau di Bandarlampung mengumumkan bahwa hingga saat ini, tiga kecamatan telah menikmati akses air bersih yang dihasilkan oleh Sistem Penyediaan Air Minum (*SPAM*) di kota tersebut. Tiga kecamatan yang telah terlayani tersebut adalah Kedaton, Labuhan Ratu, dan Rajabasa.
Direktur Utama PDAM Way Rilau, Maida Sari, menyampaikan informasi ini setelah acara peresmian *SPAM* Bandarlampung yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Lampung. Ia juga menegaskan bahwa total jaringan distribusi dari proyek air ini sudah siap di delapan kecamatan, dengan harapan nantinya lebih banyak warga yang akan memanfaatkan air bersih tersebut.
Maida Sari menjelaskan bahwa selain tiga kecamatan yang sudah mendapatkan layanan, *SPAM* Bandarlampung juga direncanakan akan menjangkau Kecamatan Way Kandis, Way Halim, dan Kedamaian. Di samping itu, daerah lain yang menjadi target adalah Sukarame dan Sukabumi.
Mengenai sambungan rumah (SR), Maida Sari melaporkan bahwa saat ini baru sekitar 13.000 sambungan yang terwujud dari total target 60.000 sambungan. Pihak PDAM berkomitmen untuk memaksimalkan program sosialisasi terkait *SPAM* Bandarlampung kepada masyarakat agar lebih banyak warga mendaftar sebagai pelanggan.
Maida Sari juga menambahkan bahwa saat ini mereka sedang melakukan pembangunan jaringan pendukung untuk sambungan rumah warga. Pembangunan ini dilaksanakan secara bertahap menggunakan dana dari pemerintah daerah dan pusat, termasuk Dana Alokasi Khusus (*DAK*), serta inisiatif dari PDAM dan dukungan dari Pemkot Bandarlampung.
Presiden Joko Widodo meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) *SPAM* Bandarlampung di Desa Relung Helok, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Proyek ini dimulai sejak tahun 2020 dan bertujuan untuk mengatasi permasalahan besar yang dihadapi terkait penyediaan air bersih bagi rumah tangga. Diperkirakan, proyek infrastruktur ini akan melayani sekitar 60.000 rumah tangga di wilayah tersebut.
*SPAM* Bandarlampung dibangun melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (*KPBU*) dengan total nilai proyek mencapai Rp1,38 triliun. Selain itu, diketahui bahwa kualitas air yang diproduksi oleh *SPAM* ini menunjukkan angka NTU (Nephelometric Turbidity Unit) sebesar 0,278, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebesar 3. Air kemasan memiliki NTU sebesar 0,8, sehingga kualitas air dari *SPAM* Bandarlampung dapat dinyatakan sangat baik.
ANTARA
Tiga Kecamatan di Bandarlampung Nikmati Air Bersih SPAM Baru
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Disertai Angin Kencang, Sejumlah Motor di Kantor Kecamatan Angkinang Tertimpa Pohon Tumbang
Kehadiran Siswa Rendah saat PJJ, Disdik Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan UAS Desember ke Januari 2027
Polisi Tangkap Terduga Pencuri Perengkat Telekomunikasi Milik Telkomsel di Kotim
RSUD dr Murjani Sampit Matangkan Persiapan Akreditasi.?
Motor Terbakar di Tengah Jalan Kampung Melayu Banjarmasin
Wali Kota Palangka Raya Tanggapi Penetapan Karhutla Kategori Sedang
Komentar (0)
Memuat komentar…







