**Borneonews - Kendari** Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengumumkan bahwa dari total 183 peserta yang terlibat dalam program Pemagangan Dalam Negeri (PDN) tahun 2024, sebanyak 142 orang telah berhasil diterima dan diserap oleh berbagai perusahaan. Hal ini menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 80 persen, yang merupakan hasil dari pelaksanaan program magang selama lima bulan.
Keterangan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Nakertrans Sultra, yang diwakili oleh Mahaseng Mustafa, selaku Ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Sultra, dalam acara penutupan pemagangan yang berlangsung di Kendari. "Alhamdulillah, dari jumlah 183 peserta magang, 142 di antaranya telah diterima sebagai karyawan. Data ini masih dapat berubah, tergantung pada seleksi yang dilakukan oleh perusahaan dan penempatan di lokasi lain, jelasnya.
Lebih lanjut, Mahaseng menjelaskan bahwa 20 persen peserta magang yang belum terserap bukan berarti gagal, melainkan beberapa dari mereka telah memilih untuk mendirikan usaha sendiri dan beralih menjadi tenaga kerja mandiri. "Program pemagangan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal yang baru bagi setiap peserta. Kami harap mereka menjadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan di masa depan," tambahnya.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Analis Kebijakan Muda dari Bidang Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sultra, Arman Jaya Sabol, terungkap bahwa peserta magang berasal dari 22 perusahaan di tiga daerah, yaitu Kota Kendari, Kolaka, dan Bombana. Dengan rincian sebagai berikut: lima perusahaan di Kabupaten Kolaka, dua di Kabupaten Bombana, dan sisanya, yakni 15 perusahaan, berada di Kota Kendari.
Di Kota Kendari, beberapa perusahaan yang terlibat dalam program pemagangan ini antara lain Hotel Kuba 9 yang merekrut seluruh 14 peserta, serta Hotel Plaza In yang menerima 4 dari 7 peserta magang. Selanjutnya, Bengkel Metro Riset menerima 5 dari 6 peserta, dan semua 5 tenaga magang di PT Reski Lifasto diterima sebagai karyawan.
Beberapa perusahaan lain termasuk Istek Aisyiyah Kendari, di mana dari 6 peserta magang, sebanyak 5 orang telah direkrut. CV Anugrah Bhakti Sentosa meneriman 6 dari 9 peserta, sementara PT Cahaya Mario Sarana Teknik menerima 6 dari 10 peserta. Di Maxel Dipo Teknik dan Bangunan Kendari, 10 dari 15 peserta berhasil direkrut. Lainnya seperti Buton Smart English Course di Bombana berhasil menerima seluruh 5 pesertanya.
Kemudian, ada Penjahit Haryadita yang merekrut 5 dari 6 peserta. Sementara itu, Salon Bunga Lestari merekrut 4 dari 5 peserta. CV Lika Media Group menerima semua 8 peserta magang, dan KSPPS Muharjan Kolaka menyerap 6 dari 12 peserta. PT Jhonlin Batu Mandiri di Bombana merekrut 9 dari 15 peserta, begitu pula Hotel Sutan Raja Kolaka menerima semua 6 peserta.
Dalam sesi perwakilan, Nurul Hidayatullah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan Disnakertrans beserta tim FKJP Sultra yang telah memberi fasilitasi dalam program ini. "Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih karena termasuk salah satu peserta yang direkrut menjadi karyawan di Istek Aisyiyah Kendari," ujarnya.
Syamsul Hadi, perwakilan dari perusahaan Maxel Depo Kendari, juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada Disnakertrans Sultra yang menjadikan perusahaannya sebagai mitra dalam program pemagangan ini. Harapannya, program seperti ini terus berlangsung untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Sultra.
ANTARA
80 Persen Peserta Pemagangan 2024 di Sultra Terserap Perusahaan
Bagikan:

KENDARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Komentar (0)
Memuat komentar…







