BORNEONEWS, Sampit - Terbakarnya 73 bangunan di Pasar Sangai, Desa Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten kotawaringin Timur (Kotim) ternyata tidak hanya membuat bangunan menjadi arang, namun kerugian para korban mencapai Rp23.365.000.000.
Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Antang Kalang Opda Rahmad mengatakan itu setelah polisi melakukan pendataan lebih mendalam. Ternyata ada 37 bangunan rumah toko (ruko), 16 buah los pasar, dan rumah sebanyak 20 buah. Semua bangunan itu hangus terbakar dan tanpa menyisakan harta benda sedikitpun.
“Sudah kami data dan total kerugian keseluruhan mencapai Rp23,3 miliar,” ujar Rahmad.
Kerugian sebesar itu terdiri dari 37 unut ruko yang kerugiannya diperkirakan mencapai Rp17.6 miliar. Los pasar 16 unit Rp3,1 miliar. Serta 20 unit rumah warga yang menempel langsung dengan bangunan tersbeut ada 20 buah, yang kerugiannya mencapai Rp3,6 miliar.
Kerugian tersbeut kemungkinan akan bertambah,. Seiring dengan warga yang menjadi korban memberikan keterangan kepada aparat. Sementara saat ini polisi masih melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian guna mengetahui awal mula dan penyebab api muncul di siang bolong itu.
Dengan banyaknya bangunan yang terbakar itu, membuat polisi bersama BPBD dan juga para instansi terkait membuat posko kesehatan dan posko kebakaran di tempat tersebut. Hal itu dilakukan untuk menjaga adanya korban yang terlantar dan juga sakit akibat tidak ada rumah singgah untuk berteduh.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun hal itu membuat puluhan korban terpaksa harus kehilangan tempat tinggal dan harus tinggal di tempat sanak keluarganya,” ungkap Rahmad.
Untuk penyebab pasti kebakaran sendiri belum bisa disimpulkan oleh mereka. Namun, kuat dugaan api muncul dari sebuah mesin genset yang saat itu hendak dinyalakan oleh salah satu pemilik toko di pasar tersebut.
Sedangkan dari informasi yang dihimpun Borneonews, saat ini suasana Pasar Sangai masih berjalan. Dimana sejumlah pedagang yang bangunannya tidak terbakar langsung buka saja pada Jumat (1/7/2016). Pembelipun masih seperti biasa, dan hal itu terjadi karena banyak masyarakat yang datang ketempat itu sekalian melihat langsung puluhan bangunan yang terbakar itu.
“Untuk pasar tetap ada yang buka seperti biasa, hanya yang ruko atau kiosnya yang terbakar saja tidak bisa berjualan,” ungkap Dodi, salah satu warga yang berada di tempat tersebut.
Sementara dari informasi yang diterima, api pertama kali muncul dari rumah toko Irfan Rijani. Dimana saat itu dirinya sedang hendak menghidupi mesin generator set (genset) di tokonya, karena saat itu sedang pemadaman listrik.
Namun pada saat dirinya membuka tutup tangki dengan maksud ingin melihat isi bensin. Tiba-tiba keluar api dan langsung menyambar bangunan yang berkontruksi kayu tersebut. Korban yang saat itu panic langsung melepaskan saja jerigen berisi bensin yang dia pegang. Sehingga apipun dengan cepat menyebar di bangunan tersebut, dan menjalar ke bangunan lainnya.
Sedangkan Bupati Kotim Supian Hadi, pada Jumat (1/7/2016) langsung mendatangi tempat kebakaran tersbeut. hal ini dilakukannya guna melihat langsung kondisi para korban.
"Pagi hari saya bersama setap lainnya langsung ke TKP, guna mengetahui keadaan warga yang menjadi korban. (M HAMIM/m)
Kerugian Terbakarnya 73 Bangunan Pasar Sangai Capai Rp23,3 Miliar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dua Rumah di Kompleks Griya Anisah Permai Handil Bakti Hangus Terbakar
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Gang Andalas Batulicin
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Alalak Selatan Banjarmasin
Dua Pemuda Meninggal Dunia Akibat Terjebak Kebakaran Rumah
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Simpang Belitung Banjarmasin
Lahan di Tol Lingkar Selatan Banjar Terbakar Hebat
Komentar (0)
Memuat komentar…







