PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo mengingatkan kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam junjung tinggi netralitas di Pilkada.

“ASN di lingkungan Pemprov Kalteng menjunjung tinggi netralitas dan mengawal bersama Pilkada agar berlangsung dengan baik dan demokratis,” ungkap Edy di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 26 Agustus 2024.

Ia menekankan perlunya Pilkada yang damai dan sejuk, tanpa hoaks dan ujaran kebencian berbau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Adapun Pilkada tahun ini adalah bagian dari pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Pilkada ini mencakup pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari siklus Pilkada serentak yang digelar sejak 2015, pemilihan dilakukan di berbagai daerah secara bersamaan untuk meningkatkan efisiensi dan konsolidasi demokrasi.

--page

Pilkada 2024 ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah Indonesia, karena akan dilakukan bersamaan dengan Pemilu legislatif dan Pemilu presiden pada Februari 2024.

Hal ini membuat tahun 2024 menjadi tahun politik yang sangat penting, dengan pergeseran kepemimpinan di berbagai level pemerintahan. (HERMAWAN DP/j)