JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Alex Pereira, menyatakan kesiapannya untuk menghadapi penantangnya, Khalil Rountree, pada UFC 305 yang akan digelar pada 5 Oktober mendatang di Salt Lake City, Amerika Serikat. Meskipun demikian, Pereira mengungkapkan bahwa petarung yang sebenarnya ingin ia lawan adalah Magomed Ankalaev. Dalam pernyataannya, Pereira mengungkapkan keinginannya untuk bertarung melawan Ankalaev dan telah menyampaikan hal tersebut kepada pihak UFC. Ia menjelaskan, "Saya selalu ingin melawan Ankalaev, namun dia tidak ingin bertarung melawan saya." Hal ini menunjukkan frustrasi Pereira terkait situasi tersebut. Pereira sempat meminta agar UFC memberikan kesempatan kepadanya untuk bertarung melawan Ankalaev setelah berhasil mempertahankan gelar melawan Jiri Prochazka di UFC 300. Namun, UFC memilih untuk mengumumkan pertarungan Ankalaev melawan Aleksandar Rakic, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober di Abu Dhabi. Keputusan UFC untuk menampilkan Pereira melawan Rountree mengejutkan dirinya. Meskipun Rountree bukanlah lawan yang diinginkannya, Pereira menyatakan bahwa ia tidak gentar. "Saya tidak takut pada siapa pun. Semua orang tahu sejarah saya dan apa yang telah saya capai, baik di *mixed martial arts* (MMA) maupun di *kickboxing*," tegasnya. Menghadapi situasi ini, Pereira tetap antusias untuk pertarungan berikutnya, lebih-lebih untuk menghadapi Ankalaev. Ia menunjukkan rasa penasaran mengenai alasan di balik ketidaksediaan petarung asal Dagestan tersebut untuk bertemu dengannya di oktagon. "Saya tidak tahu alasannya, apakah karena lokasi atau dia memang tidak mau bertarung," ujarnya. Ia menambahkan bahwa sebagai seorang penantang, Ankalaev seharusnya tidak memiliki hak untuk memilih lawan, mengingat ia bukan sang juara. Pereira menyebutkan bahwa pertarungan ini adalah kesempatan bagi Ankalaev, namun tampaknya petarung tersebut tidak ingin mengambilnya. Sebagai seorang mantan atlet *kickboxing* yang sangat berprestasi, Pereira menyadari akan adanya narasi yang beredar bahwa Ankalaev bisa menjadi ujian yang lebih berat dibandingkan Rountree, berkat keterampilan gulat yang dimilikinya. Namun, Pereira percaya diri setelah menjalani latihan intensif bersama Glover Teixeira dan timnya di Danbury. "Saya telah mengungkapkan keinginan saya untuk melawan Ankalaev dan menunjukkan kemampuan saya dalam pertarungan itu," tambahnya. Meski rencananya untuk bertarung melawan Ankalaev tidak terwujud, Pereira tetap siap untuk melawan siapa pun, termasuk Rountree. Terakhir, Pereira menyatakan optimisme bahwa pertarungannya melawan Rountree akan menjadi sebuah laga yang menarik dan bermanfaat. "Saya pikir ini akan menjadi pertarungan yang bagus," pungkasnya. ANTARA