BATAM –
**Borneonews - Natuna**, Pemerintah pusat telah melaksanakan rehabilitasi terhadap 430 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Natuna, yang terletak di wilayah perbatasan Kepulauan Riau. Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Cen Sui Lan, menyampaikan informasi ini saat berada di Natuna. Dari total 430 unit RTLH yang diperbaiki, sebanyak 200 unit di antaranya telah terverifikasi, sementara sisanya masih menunggu surat keputusan untuk melanjutkan proses rehabilitasi. Cen Sui Lan menegaskan bahwa tahun ini, pemerintah akan membangun 430 unit RTLH untuk masyarakat di Natuna. Penerima bantuan ini tersebar di beberapa kecamatan di wilayah tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk proyek rehabilitasi ini diperkirakan mencapai Rp8,6 miliar. Proyek ini mencakup lokasi-lokasi seperti Pulau Serasan serta daerah lainnya di Natuna. Cen Sui Lan berkomitmen untuk mendorong pembangunan di Natuna sesuai dengan kemampuan yang ada. Dia mengajak masyarakat yang membutuhkan bantuan rehabilitasi RTLH untuk segera mengajukan permohonan. Selain fokus pada RTLH, pemerintah pusat juga tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk jalan dan embung. Proyek terbaru yang dilaksanakan adalah pembangunan embung di Kecamatan Subi. Diharapkan, hasil dari pembangunan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Contoh yang disebutkan oleh Cen Sui Lan adalah embung yang telah selesai dibangun di Serasan, yang merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*). Embung tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang tinggal di hunian tetap di Serasan. Di sisi lain, salah satu warga Natuna, Rendy, memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Cen Sui Lan. Ia menyatakan harapannya agar program serupa dapat terus berlanjut, sehingga masyarakat Natuna dapat memiliki rumah yang layak huni. Rendy juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap wakil rakyat yang menunjukan kinerja baik dalam merealisasikan program-program pembangunan. Dia percaya bahwa jika pemerintah dan masyarakat saling berkolaborasi, maka upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah dicapai. Rendy menekankan pentingnya setiap pihak untuk mengambil peran sesuai dengan wewenangnya masing-masing. ANTARA