BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden memimpin apel gelar pasukan Operasi Praja Wibawa dan Operasi Mantap Praja Telabang 2024 yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gunung Mas Senin, 26 Agustus 2024.
"Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP), Polri, TNI dan Linmas dalam penyelenggaraan ketertiban umum dalam rangka pelaksanaan pilkada di Gunung Mas 2024," kata Herson, Senin, 26 Agustus 2024.
Kemudian, operasi praja wibawa oleh Satpol PP dalam rangka menyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, akan dilaksanakan selama enam bulan, terhitung mulai dari Bulan Agustus tahun 2024 hingga Bulan Januari 2025.
Dalam operasi ini mengedepankan kegiatan preventif, humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.
"Pelaksanaan pilkada serentak tentu berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan potensi konflik yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, semua harus waspada terhadap dinamika perkembangan di masyarakat," paparnya.
Berdasarkan peta kerawanan yang sudah dilakukan, kata Herson, ada beberapa prediksi terkait gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi, yakni ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase.
--page
"Selain itu penyalahgunaan narkoba, pesta minuman keras (miras), aksi perusakan fasilitas umum, kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran, balapan liar, kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam yaitu banjir dan tanah longsor," tukasnya. (RISKA YULYANNA/R)









