**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan bahwa anak-anak dan pelajar yang terlibat dalam demonstrasi menolak revisi Undang-Undang Pilkada telah kembali kepada keluarga masing-masing.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, menjelaskan bahwa Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dari Polda telah memberikan pendampingan selama proses pemeriksaan yang berlangsung. Saat ini, anak-anak tersebut sudah berada di rumah bersama orang tua atau keluarga mereka.
Nahar menekankan bahwa kementeriannya terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan terhadap penanganan peserta unjuk rasa yang masih di bawah umur, khususnya di Polda Metro Jaya. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap pelajar yang ikut berdemonstrasi di berbagai wilayah lainnya.
"Kami bersama pihak-pihak terkait akan mempertahankan pemantauan dan koordinasi penanganan, tidak hanya terbatas pada wilayah Jakarta," ujar Nahar.
Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa tujuh anak telah diamankan di Polda Metro Jaya dan 78 anak lainnya di Polres Jakarta Barat setelah terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada tanggal 22 Agustus.
Anggota KPAI, Aris Adi Leksono, menyampaikan bahwa saat dilakukan penyisiran terhadap massa aksi, pihaknya menemukan beberapa pelajar yang mengalami pukulan, terjatuh, dan kemudian diamankan di dalam Gedung DPR sebelum dipindahkan ke Polda Metro Jaya.
Tindakan ini menunjukkan perhatian dari berbagai lembaga terhadap perlindungan anak dan remaja yang terlibat dalam aksi unjuk rasa, mengingat pentingnya memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka dalam setiap situasi.
ANTARA
KemenPPPA Pastikan Anak-Anak Kembali ke Keluarga Setelah Demo
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







