SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Viral sebuah video mantan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menyatakan pasangan Halikinnor-Irawati atau Harati Jilid II tetap berlanjut.

Dalam video tersebut, mantan Bupati Kotim 2 periode tersebut berdiri diapit oleh Halikinnor dan Irawati. Ia mengganggam tangan keduanya sembari menyampaikan pesan yang ditujukan kepada masyarakat Kotim. 

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Supian Hadi memberitahukan kepada masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur hari ini saya menyatakan bahwa Harati Jilid berlanjut untuk membangun Kabupaten Kotawaringin Timur yang lebih baik lagi dan menjadi Kotim hebat," kata Supian Hadi yang juga kakak kandung Irawati dalam video yang tersebar pada Senin, 26 Agustus 2024.

Video berdurasi 23 detik tersebut menampilkan Halikinnor dan Irawati mengenakan baju kebesaran PDI Perjuangan berlogo banteng. Sementara Supian Hadi mengenakan kemeja bermotif dengan warna abu-abu dan hitam.

Supian hadi menutup video tersebut dengan menyerukan "Harati" Kemudian disahut seruan "Lanjutkan" dari sejumlah orang yang berada di ruangan tersebut. Halikinnor dan Irawati pun semangat menyerukan 'lanjutkan' sembari mengepalkan tangan ke atas.

--page

Namun hingga kini belum ada konfirmasi dari Halikinnor, Irawati, maupun Supian Hadi terkait video tersebut. 

Video tersebut seolah menepis kabar keretakan Harati Jilid II yang akhi-akhir ini santer terdengar karena Halikinnor menerima rekomendasi untuk maju menjadi calon kepala daerah pada Pilkada 2024 berpasangan dengan Supriati Rambat.

Sebelumnya diberitakan, Halikinnor-Suprianti Rambat telah mengantongi rekomendasi dari 3 partai politik. Partai Nasdem menjadi yang pertama mendukung pasangan Halikinnor-Suprianti Rambat ditandai dengan penyerahan dokumen model B1-KWK oleh pengurus DPP Nasdem Koordinator Wilayah Kalimantan, Syarif Abdullah.

Kemudian, Halikinnor telah menerima rekomendasi dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Desk Pilkada PKB, Zainul Munasichin.

Terhitung, 23 Agustus 2024, Partai Demokrat juga telah resmi merekomendasikan Halikinnor sebagai calon bupati dan Supriati Rambat sebagai calon wakil bupati.

--page

Namun demikian, Sekretaris DPC Demokrat Kotim Sihol Parningotan Lumban Gaol menegaskan segala kemungkinan dapat terjadi hingga pendaftaran resmi ke KPU Kotim pada 27-29 Agustus 2024 karena politik sangat dinamis.

"Bila tidak ada perubahan hingga saat pendaftaran maka semua kader akan tetap tunduk kepada keputusan DPP," kata Gaol. 

Sementara itu, dari tahap 1 hingga tahap 3 pengumuman bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang diusung DPP PDI Perjuangan belum mencuat siapa yang akan diusung Partai berlambang banteng tersebut untuk Pilkada Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)