**Borneonews - Jepara**, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tengah melaksanakan upaya konservasi terhadap cagar budaya yang terletak di Makam Mantingan, Jepara, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengurangi risiko kerusakan yang mungkin terjadi pada site tersebut.
Agus Wibowo, selaku Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, menyatakan bahwa fokus utama dari konservasi ini adalah untuk melindungi elemen seperti gapura dan pagar yang mengelilingi Makam Ratu Kalinyamat, yang berada di kompleks Makam Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara.
Konservasi ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 27 Agustus 2024 dan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keberlangsungan cagar budaya di kawasan tersebut. Agus menekankan pentingnya menjaga keaslian situs bersejarah ini agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah di masa depan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini berperan dalam mempertahankan serta melestarikan nilai-nilai sejarah dan arkeologis yang terkandung di dalamnya. Proyek ini adalah tahap kedua dari serangkaian konservasi, setelah tahap pertama yang dilaksanakan pada bulan November 2023.
Agus menambahkan rasa terima kasihnya kepada Balai Pelestarian Kebudayaan yang telah berkontribusi secara signifikan dalam upaya menjaga dan melestarikan cagar budaya di Jepara.
Dalam konteks pelaksanaan lapangan, Sumantoro, teknisi di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, menjelaskan bahwa tahapan konservasi dimulai dengan penyemprotan air bertekanan tinggi yang diarahkan pada seluruh bagian pagar dan tembok. Langkah ini diikuti oleh proses penanganan penguatan untuk bata yang rapuh, agar bagian tersebut dapat kembali menempel dengan baik. Proses ini disebut *konsolidasi* atau perekatan kembali.
Selain itu, tim konservasi juga melakukan perbaikan terhadap nisan atau patok makam yang ada sekitar lokasi Makam Ratu Kalinyamat. Beberapa nisan terlihat sudah mengalami kerusakan dan perlu diperbaiki serta direkatkan lagi agar dapat kembali pada kondisi yang sesuai. Upaya ini diharapkan dapat menyokong kelestarian situs serta memperkuat pemahaman masyarakat akan nilai sejarahnya.
ANTARA
Konservasi Cagar Budaya Makam Mantingan di Jepara 2024
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







