**Borneonews - Ternate**, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) baru-baru ini menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin (26/8).
General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terkait bencana yang menimpa masyarakat. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan para petugas untuk memantau kondisi dan kebutuhan para korban banjir. Melalui YBM Ternate, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban yang tengah dihadapi oleh warga setempat.
Menurut informasi terbaru yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana alam ini terjadi pada pukul 03.00 WIT pada hari Ahad (25/8) dan telah mengakibatkan sedikitnya belasan orang kehilangan nyawa, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka akibat terjebak dalam material lumpur. Kondisi tersebut memaksa sejumlah korban untuk diungsikan ke lokasi yang lebih aman.
Selain berupaya melakukan pemulihan sistem kelistrikan di area yang terkena dampak, PLN UIW MMU juga secara langsung mengerahkan tim mereka ke lapangan untuk memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok di posko-posko pengungsian.
Bantuan ini telah disalurkan di beberapa posko, yang mencakup posko pengungsian dan posko relawan. Di posko pengungsian, YBM menyediakan air kemasan, mie instan, beras, serta selimut dan karpet. Di sisi lain, di posko relawan, mereka juga membagikan nasi bungkus, kopi, dan susu.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua dan Sekretaris YBM PLN UP3 Ternate, yaitu Isra Hi Abdullah dan Nurseto. Isra Hi Abdullah juga menambahkan bahwa mereka terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di Kelurahan Rua. Kami berharap bantuan dari insan PLN ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kesulitan yang sedang dihadapi," ungkap Isra.
Sebagai dampak dari banjir bandang, berbagai infrastruktur kelistrikan juga mengalami kerusakan yang signifikan, sehingga mempengaruhi sistem kelistrikan di kawasan tersebut. Oleh karena itu, PLN UIW MMU bergerak cepat untuk memperbaiki jaringan kelistrikan yang terdampak pada hari bencana terjadi.
Data sementara menunjukkan ada sekitar 26 bangunan yang mengalami kerusakan akibat insiden ini. Dari jumlah tersebut, 20 bangunan merupakan rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat, ditambah satu tempat ibadah yang juga rusak, sementara lima rumah lainnya hilang karena tertimbun material.
"Kami percaya bahwa semua ujian ini akan berlalu. Kami berdoa agar proses pemulihan berjalan lancar dan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. Mari kita hadapi musibah ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran," kata Isra, menyemangati semua yang terdampak.
ANTARA
PLN UIW MMU Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Ternate
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







