JAKARTA –
**Borneonews - Yogyakarta**, Sebuah gempa bumi berkekuatan 5,8 skala Richter terjadi di Yogyakarta pada pukul 19:57 WIB pada hari Senin. Menurut informasi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui situs resmi mereka, peristiwa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami. BMKG menjelaskan bahwa pusat gempa terdeteksi berada di laut, tepatnya pada koordinat 8,78 derajat lintang selatan dan 110,27 derajat bujur timur. Lokasi gempa tersebut berjarak sekitar 95 kilometer di barat daya Gunungkidul, Yogyakarta, pada kedalaman 30 kilometer. Getaran yang ditimbulkan oleh gempa ini dirasakan pada tingkat II-III pada skala Intensitas Modifikasi Mercalli di beberapa daerah, termasuk Tasikmalaya, Purwokerto, Yogyakarta, dan Kediri yang terletak di Jawa Timur. Seperti yang telah diketahui, skala ini digunakan untuk mengukur dampak guncangan gempa terhadap bangunan dan aktivitas manusia. Masyarakat di daerah yang merasakan guncangan diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan setelah gempa, meskipun tidak ada indikasi akan terjadinya gelombang tsunami. Selain itu, penting bagi penduduk untuk mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang mengenai keselamatan dan tindakan yang perlu diambil pasca-gempa. ANTARA