PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gunung Mas. Kondisi ini berdampak pada 500 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.520 jiwa, yang membuat kondisi mereka cukup memprihatinkan. 

Ketinggian air dampak banjir tersebut di antaranya mencapai 150 cm dari batas normal sungai juga merendam fasilitas umum. 

Kepala Pelaksana BPBPK Kalimantan Tengah Ahmad Toyib mengatakan, sejauh penanganan banjir sedang dilakukan BPBD Gunung Mas. 

"Upaya yang diambil termasuk pembangunan posko dapur umum dan sinergi dengan berbagai instansi seperti TNI/Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPBD," kata Ahmad Toyib, Senin, 26 Agustus 2024.

"Bantuan logistik sudah mulai disalurkan ke RT-RT yang terdampak, dan satu tenda pengungsi dengan mobil dapur lapangan telah didirikan di Kecamatan Tewah untuk membantu warga," tambahnya.

Langkah cepat dan kolaboratif, sangat penting untuk mengurangi dampak buruk bencana, dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

--page

"Dengan adanya koordinasi antara berbagai instansi, seperti TNI/Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPBD, upaya penanggulangan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran," tutur Ahmad Toyib.

Ia mengingatkan, pentingnya solidaritas dalam menghadapi situasi kebencanaan. Sehingga, masyarakat yang terdampak bisa segera pulih dan menjalani kehidupan mereka dengan normal kembali. (MARINI/J)