BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Pemerintah Kota Banjarmasin, yang terletak di Kalimantan Selatan, menjalin kemitraan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Sarawak, Malaysia. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Banjarmasin. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, H M Isa Ansari, menjelaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting agar produk-produk UMKM dari Banjarmasin dapat menjangkau pasar yang lebih luas di Pulau Kalimantan. Sebagai langkah awal, Pemkot Banjarmasin mengadakan sosialisasi forum UMKM Borneo yang dihadiri oleh pelaku UMKM lokal serta perwakilan dari KJRI Kuching, Theodorus Satrio Nugroho, di Aula Banjarmasin Creative Hub. Isa menyebutkan bahwa forum UMKM Borneo berfungsi sebagai wadah untuk menampung aspirasi, diskusi, serta menjalin jejaring antar pelaku UMKM di seluruh wilayah Kalimantan. Tujuan dari forum ini adalah untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pelaku usaha, sehingga mereka dapat bertransformasi menjadi usaha yang lebih berkembang. Diskusi ini mendapatkan sambutan positif dari sektor UMKM di Banjarmasin, yang telah lama menjadi bagian integral dari Pulau Kalimantan. Saat ini, para pelaku industri dan UMKM yang berada di bawah pengawasan Pemkot Banjarmasin sedang melakukan berbagai pelatihan untuk mempersiapkan diri dalam kegiatan ekspor. Isa menegaskan bahwa perhatian pemerintah difokuskan untuk memberdayakan UMKM agar mampu menjadi entitas usaha yang mandiri dan berdaya saing, serta memanfaatkan pemasaran berbasis digital. Lebih lanjut, ia menyatakan pentingnya bagi pelaku UMKM di Banjarmasin untuk memahami lebih dalam mengenai latar belakang dan peluang yang ditawarkan oleh Forum UMKM Borneo, yang memiliki kapasitas jejaring yang luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Isa berharap, melalui forum ini, para pelaku UMKM lokal dapat membangun jaringan yang lebih luas dengan negara-negara lain, khususnya di Pulau Kalimantan. Ia menambahkan bahwa jaringan yang terbentuk harus dimanfaatkan seoptimal mungkin sebagai bagian dari kerja sama yang lebih besar dan untuk membangun jaringan pemasaran internasional. Harapan Isa adalah agar pelaku UMKM di Banjarmasin dapat membawa produk mereka lebih menonjol di pasar yang lebih luas. Ia menyatakan, “Kami ingin terus mempromosikan serta mengembangkan produk-produk lokal kami, terutama di Pulau Borneo, sehingga dapat mengukir prestasi di pasar internasional.” ANTARA