**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini menyelenggarakan rapat pleno guna membahas pengembangan sektor ekonomi di wilayah utara. Dalam rapat tersebut, berbagai isu dan langkah strategis untuk meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas dibicarakan secara mendalam.
Ketua TP2D, Soni Sumarsono, mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama dalam pengembangan ekonomi di daerah pesisir utara terletak pada optimalisasi pembangunan infrastruktur fisik. Hal ini dinilai sangat penting sebagai pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat setempat. Ia menjelaskan, "Utama dalam pengembangan kawasan utara Kabupaten Bekasi adalah pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, serta penyediaan sarana pendidikan dan kesehatan yang cukup bagi masyarakat."
Di sisi lain, Agus Budiono, pelaksana tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, menyatakan bahwa upaya pengembangan wilayah utara, khususnya di Kecamatan Muaragembong, masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu hambatan utama adalah terkait dengan kepemilikan lahan yang statusnya masih hutan lindung. "Hal ini menyebabkan pemerintah kabupaten mengalami kesulitan dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur yang tidak berada di lahan milik pemerintah daerah," tambahnya.
Rapat pleno TP2D tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat mempercepat pembangunan infrastruktur. Selain itu, pengembangan pusat kegiatan ekonomi baru di kawasan tersebut juga menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Agus menekankan pentingnya pengembangan aspek perizinan dan investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, baik dalam skala lokal maupun nasional, bahkan internasional.
Bappeda Kabupaten Bekasi juga telah menyusun rencana pembangunan daerah, yang mencakup wilayah utara, melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (*RPJMD*) yang bersifat teknokratik. Agus menambahkan, "Di dalam rencana ini, kami sudah menyiapkan beberapa paket kebijakan yang akan dituangkan dalam *RPJMD* yang baru."
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pengurus partai politik dan tim sukses calon kepala daerah menjelang Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Sosialisasi ini bertujuan untuk menghayati keberlanjutan pembangunan di masa mendatang. "Kami berharap rancangan *RPJMD* ini dapat menjadi acuan bagi calon kepala daerah dalam merumuskan visi dan misi mereka," tuturnya.
Agus mengharapkan agar visi dan misi yang disusun oleh calon kepala daerah memiliki kesinambungan dengan konsep yang telah dirumuskan oleh pemerintah daerah, sehingga pembangunan ke depan dapat berlangsung dengan optimal sesuai dengan kerangka program yang telah ditetapkan. "Hasil dari pertemuan hari ini juga bertujuan untuk menyempurnakan gagasan-gagasan, sehingga bisa memberikan bahan yang lebih komprehensif dalam pengambilan kebijakan ke depan," pungkasnya.
ANTARA
Pengembangan Ekonomi Wilayah Utara Kabupaten Bekasi Terus Digenjot
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelaku Penggelapan Pajak Rp1,1 Miliar Diserahkan ke Jaksa
Tinggalkan HP di Saku Motor, Warga Kapuas Kehilangan Ponsel di Kawasan Masjid Agung Al Mukarram
Marc Marquez Raih Pole Position MotoGP Australia 2026
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Komentar (0)
Memuat komentar…







