**Borneonews - Jakarta**, Pelatih tim PSS Sleman, Wagner Lopes, mengungkapkan bahwa suasana di dalam tim saat ini dalam kondisi baik, meskipun klubnya telah memulai Liga 1 musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan, yaitu tiga kekalahan berturut-turut.
Pada pertandingan pembuka, tim yang dijuluki Elang Jawa ini mengalami kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya. Lalu, mereka kembali saja harus menerima hasil negatif dengan skor 0-2 saat menghadapi Persik Kediri. Akhirnya, pada pertandingan terbaru, PSS kembali takluk 0-1 di tangan Semen Padang pada hari Senin sore.
Meski rentetan hasil buruk ini, Wagner tetap optimis dan menilai bahwa atmosfer tim masih mempertahankan semangat positif. Ia mengapresiasi sikap profesional para pemainnya. "Saya percaya tidak ada masalah di dalam tim kami. Semua pemain saling menghormati dan berupaya untuk menjalankan peran mereka di lapangan sesuai instruksi. Meskipun tidak ada yang puas dengan hasil ini, kami akan berusaha untuk memperbaiki penampilan, terutama ketika ada peluang kecil yang harus kami manfaatkan menjadi gol," tegas Wagner dalam konferensi pers setelah laga di Stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, pada hari Senin.
Selain mendapatkan hasil pertandingan yang kurang baik, PSS juga menghadapi masalah tambahan berupa pengurangan tiga poin yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI. Hukuman ini terkait kasus pengaturan skor di Liga 2 pada tahun 2018. Meskipun situasi ini tidak ideal bagi PSS, Wagner menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi alasan di balik hasil buruk yang didapat timnya.
"Itu bukan alasan. Kami harus berusaha lebih baik lagi di masa mendatang. Fokus menjadi kunci, dan kami harus berani tampil di lapangan. Itu merupakan tanggung jawab saya sebagai pelatih untuk terus mendampingi, sementara permainan adalah milik pemain. Kami sudah mempersiapkan tim agar mereka dapat mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan performa di pertandingan," jelas pelatih asal Brasil tersebut.
Wagner juga mengungkapkan bahwa faktor lain yang mempengaruhi penampilan negatif PSS adalah banyaknya pemain baru yang bergabung dengan tim. Hal ini menyebabkan para pemain belum sepenuhnya beradaptasi dan ikatan (chemistry) antar pemain belum terbentuk dengan baik. "Saat ini kami memiliki banyak pemain baru, dan mungkin mereka belum bisa bermain dengan leluasa. Kami baru mengenal satu sama lain. Latihan mungkin berbeda dengan pertandingan, dan saat bertanding, baru ketahuan cara bermain masing-masing individu," tambahnya.
PSS selanjutnya dijadwalkan akan menjamu Borneo FC dalam laga Liga 1 yang akan berlangsung pada tanggal 12 September mendatang.
ANTARA
Suasana Tim PSS Sleman Baik Meski Tiga Kekalahan Berturut-turut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







