SEMARANG –
**Borneonews - Semarang**, Petugas dari tim SAR telah berhasil melakukan evakuasi terhadap dua bocah yang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Jatibarang yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah. Insiden tragis ini terjadi pada hari Senin. Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa kedua korban adalah Puspo Wijaya Kusumo dan Rafael Gibran Mahardika, masing-masing berusia tujuh tahun, yang merupakan warga dari wilayah Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Kronologi dari kejadian ini dimulai saat empat anak sedang memancing di tepian Waduk Jatibarang. Selain aktif memancing, diketahui bahwa kedua bocah tersebut juga melakukan aktivitas berenang di waduk tersebut. Budiono mengemukakan bahwa kedua korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai. Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, tim SAR segera melakukan pencarian dengan menggunakan metode penyelam. Proses pencarian membuahkan hasil ketika kedua bocah ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi awal mereka hilang, pada kedalaman sekitar 2 meter. Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka masing-masing untuk diberi penghormatan terakhir. Kejadian ini menjadi peringatan bagi orang tua dan masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat berada di dekat perairan. ANTARA