PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan bahwa pelaksanaan program "Kalteng Bersholawat" dan "Kalteng Bermazmur" merupakan manifestasi dari semangat toleransi yang kental di provinsi ini. Menurutnya, acara ini menjadi bukti konkret dari keberagaman, kebhinekaan, dan keharmonisan yang selama ini telah terjaga dengan baik di Kalimantan Tengah. Wagub Edy menyampaikan, "Kegiatan ini merupakan simbol dari sikap toleransi dan persatuan dalam keberagaman, yang tercermin dalam *Falsafah Huma Betang*." Pada malam itu, Edy Pratowo hadir di acara Kalteng Bermazmur yang diperuntukkan bagi umat Kristiani, menyusul sebelumnya dilaksanakannya Kalteng Bersholawat untuk umat Muslim. Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Lebih jauh, Edy berharap pelaksanaan Kalteng Bermazmur pada malam tersebut dapat meningkatkan iman dan ketakwaan, khususnya bagi umat Kristiani, melalui puji-pujian yang dipersembahkan kepada Tuhan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya membangun rasa kedekatan dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat rasa cinta kasih antarsesama, masyarakat, dan negara. Wagub menambahkan bahwa acara Kalteng Bermazmur juga menjadi kesempatan yang berharga dalam memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di "Bumi Tambun Bungai". Ia menegaskan pentingnya semboyan "Berbeda-beda tetapi satu jua", yang bersumber dari prinsip Bhinneka Tunggal Ika, sebagai landasan untuk mempertahankan kerukunan di masyarakat. Edy Pratowo berharap kegiatan semacam ini dapat membangkitkan semangat kolektif untuk memberikan kontribusi yang lebih baik dalam kemajuan pembangunan di Kalimantan Tengah. Ketua Kerohanian Kristen Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sugianto Sabran atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga Kalteng Bermazmur dapat terlaksana. Dijadwalkan, kegiatan ini akan diadakan di lima lokasi, yaitu di Kabupaten Kapuas, Gunung Mas, Lamandau, Kotawaringin Timur, dan Palangka Raya. ANTARA