MANADO –
**Borneonews - Manado**, Sebanyak 198 atlet dari Sulawesi Utara siap berkompetisi dalam 34 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Acara ini dijadwalkan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 9 September 2024. Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan sarana dan prasarana, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis. Hal ini diungkapkannya dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Manado. Menurut Kandouw, hasil yang baik dalam suatu kompetisi merupakan refleksi dari pelatihan yang matang. Ia berharap para atlet dapat menerapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama dua bulan pelatihan terpusat. "Perjuangan menuju garis finis memerlukan persiapan yang matang. Semua atlet dalam kategori yang baik, beberapa bahkan telah mencapai prestasi di atas ambang batas yang diharapkan," tuturnya. Wagub juga menekankan tekad bersama bahwa PON kali ini harus menjadi ajang untuk meraih prestasi. Ia mengajak semua kontingen untuk menunjukkan performa terbaik mereka selama berlaga. "Ada bonus yang telah disiapkan bagi para atlet yang berhasil. Mari kita berprestasi dengan baik," ajaknya. Ia berharap agar semangat optimisme terus ditanamkan dalam diri para atlet, membangun mental bertanding dan mental juara yang harus dipersiapkan mulai sekarang. "Kita harus berusaha untuk jauh lebih baik dari pelaksanaan PON sebelumnya. Jika tahun lalu kita berhasil membawa pulang empat medali emas, tahun ini kita harus melampaui pencapaian itu. Kekompakan tim dan sportivitas harus tetap terjaga," ujarnya menekankan pentingnya sikap sportif dalam berkompetisi. Selain mengejar prestasi, Wagub Kandouw juga mengingatkan agar seluruh atlet tetap menjaga nama baik Sulawesi Utara. Ia mengharapkan agar para atlet tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan akhlak yang baik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka tidak melakukan tindakan yang dapat merusak reputasi daerah. ANTARA