JAKARTA –
**Borneonews - Bandung**, Pelatih fisik utama Prawira Harum Bandung, Bashir Ali Ismail, memutuskan untuk meninggalkan jabatannya di klub tersebut pada akhir musim *Indonesian Basketball League* (IBL) 2024. Keputusan ini menyisakan kesedihan bagi tim yang baru-baru ini meraih kesuksesan di tingkat nasional. Menurut informasi yang tercantum dalam laman resmi IBL, Prawira harus merelakan kepergian Bashir setelah ia berperan penting dalam membantu tim meraih gelar juara di IBL 2023. Meskipun kepergiannya ini disayangkan, pelatih fisik berpengalaman ini tidak menyebutkan dengan jelas alasan di balik keputusannya tersebut. Di akun Instagram pribadinya, Bashir menyampaikan ungkapan terima kasih kepada klub dan para pemain. Ia menulis, "Selama dua musim saya berkiprah di Indonesia bersama Prawira Harum Bandung, saya disambut dengan tangan terbuka dan merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan sekelompok pemain dan staf yang giat bekerja. Pengalaman ini membawa saya pada level pencapaian yang hanya bisa dicapai oleh sedikit orang dalam karir mereka." Kepergian pelatih yang telah memberikan kontribusi signifikan ini meninggalkan dampak bagi skuad yang dipimpin David Singleton. Selama masa jabatannya, Bashir Ali Ismail membawa Prawira Harum meraih banyak prestasi, termasuk finis di posisi ketiga dalam Indonesia Cup 2022. Selain itu, di musim berikutnya, ia berperan kunci dalam mengantarkan tim meraih juara di IBL 2023. Pada IBL 2024, meskipun tim hanya mencapai peringkat ketiga dalam babak reguler dan menjadi semifinalis setelah kekalahan dari Pelita Jaya Jakarta, kontribusi Bashir tetap diakui. Pengalaman lebih dari satu dekade yang dimiliki olehnya sebagai pelatih fisik di berbagai level juga menambah nilai bagi Prawira Harum. Sepanjang karirnya, Bashir telah sukses melatih berbagai atlet dan juga mengembangkan program pelatihan untuk pemuda, perguruan tinggi, dan atlet profesional. Dengan semua prestasi dan kontribusi yang telah diberikan, kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi klub kebanggaan masyarakat Bandung, Jawa Barat. ANTARA