**Borneonews - Ambon**, Komando Daerah Militer (Kodam) XV Pattimura berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku telah menyelenggarakan suatu simulasi untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Maluku tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa keamanan dan ketertiban dapat terjaga selama proses demokrasi tersebut.
Dalam sambutannya, Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Syafrial, menyatakan bahwa TNI siap memberikan dukungan penuh kepada Kepolisian dalam rangka menjaga keamanan selama Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan di Provinsi Maluku. Pernyataan tersebut disampaikan saat Pangdam mendampingi Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Salawaku 2024, yang berlangsung di Kota Ambon.
Pangdam menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan simbol dari sinergi yang kuat antara TNI dan Polri. Keduanya memiliki komitmen yang tinggi untuk bekerja sama dalam pengamanan Pilkada serentak mendatang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024, sebagai bagian dari upaya mencapai visi misi Indonesia Emas pada tahun 2045.
Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dilakukan oleh peserta apel melibatkan berbagai tahap penting dalam proses Pilkada. Tahapan tersebut termasuk pengawalan dan pengamanan terhadap bakal calon, masa tenang, distribusi logistik Pilkada, serta penetapan calon terpilih. Aktivitas simulasi ini dirancang untuk memastikan bahwa semua pihak, termasuk TNI dan Polri, siap untuk merespons dengan cepat terhadap berbagai situasi, baik dalam kondisi normal yang ditandai dengan warna hijau, maupun dalam situasi darurat yang diindikasikan dengan warna merah.
Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Tambunan, menambahkan bahwa melalui apel gelar yang dilakukan, Polda Maluku bersama TNI dan Pemerintah telah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Ini mencakup personel, sarana serta prasarana operasi, serta pengolahan strategi untuk setiap tahapan Pilkada serentak tahun 2024. Dengan demikian, apabila muncul isu negatif atau provokatif yang dapat mengganggu keamanan, pihaknya siap untuk mengantisipasi dengan baik.
Dalam kesempatan ini, Kodam Pattimura dan Polda Maluku mengerahkan 4.172 personel gabungan. Rinciannya terdiri dari 1.600 personel kepolisian dan 2.562 personel dari Kodam Pattimura, yang akan dikerahkan di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Upaya terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama pelaksanaan Pilkada.
ANTARA
Simulasi Pengamanan Pilkada 2024 di Maluku oleh TNI dan Polri
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Komentar (0)
Memuat komentar…







