BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Megawati, menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Modul Penatausahaan dan Akuntansi memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman terkait penatausahaan dan akuntansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat penguasaan peserta terhadap aspek penatausahaan keuangan daerah, yang penting untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penatausahaan dan akuntansi dalam keuangan daerah," ungkap Megawati, Senin, 26 Agustus 2024
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu aspek penting untuk mencapai tujuan pemerintahan yang efektif dan efisien.
Oleh karena itu, kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada peserta tentang penggunaan SIPD, khususnya dalam modul penatausahaan dan akuntansi.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Riris Prasetyo, M.Kom yang menjabat sebagai Kasubdit pada Bina Keuangan Daerah Kemendagri, serta Firman Anggriawan.
--page
“Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam pengelolaan keuangan, sehingga tata kelola pemerintahan di Kabupaten Seruyan menjadi lebih baik lagi, “ tandasnya. (FAHRUL/Y)









