PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Jakarta – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kalteng mengingatkan perlunya pengelolaan arsip secara baik dengan system yang bagus.

“Diperlukan penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan sebagaimana dibutuhkan oleh suatu sistem penyelenggaraan kearsipan nasional yang handal," ujar Kepala Bidang Arsip Dispusip Kalteng, Yerson dalam Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis dan Penyusutan Arsip di Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta Selatan.

Ia menekankan, arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara.

Adapun dalam pengelolaan arsip pemerintah memiliki Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Ini adalah sebuah sistem pengelolaan arsip elektronik yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan arsip secara terintegrasi di berbagai instansi pemerintah.

Sistem ini memungkinkan pembuatan, penyimpanan, penelusuran, dan pengelolaan arsip secara digital sehingga lebih efisien dan mudah diakses.

--page

Srikandi dirancang untuk mendukung upaya modernisasi birokrasi dengan mempercepat proses digitalisasi administrasi pemerintah.

Aplikasi tersebut memfasilitasi pengelolaan arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga diklaim meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola dokumen di pemerintahan. (HERMAWAN DP/Y)