JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat telah mengerahkan 75 personel untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman Jalan Kebon Kosong Gang 8 RW 02, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, menjelaskan bahwa mereka menerjunkan 15 unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani insiden tersebut. Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima pihaknya ketika warga setempat melapor di Pos Pemadam Kemayoran sekitar pukul 05.50 WIB. Setelah menerima laporan, tim segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Begitu personel tiba di lokasi sekitar pukul 05.56 WIB, api sudah membesar dan mulai menjalar ke bangunan di sekitarnya. Setelah satu jam berupaya memadamkan api, tim berhasil mengendalikan situasi tersebut dan pada pukul 07.05 WIB, pemadaman memasuki fase pendinginan. Berdasarkan laporan yang dihimpun, Asril menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pemilik rumah dan anaknya mengalami luka bakar ringan yang diduga terjadi saat mereka berusaha melakukan penanganan awal sebelum petugas datang. Kepala Seksi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Ahmad Syaiful, menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi mata, kebakaran tersebut berasal dari rumah salah satu warga yang bekerja sebagai pedagang bakso. Sebelum kebakaran terjadi, korban sedang memasak bakso untuk keperluan dagangannya. Saat memasak, diduga api tiba-tiba menyala akibat kebocoran pada selang regulator gas. Meskipun korban berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, nyatanya upayanya tidak berhasil dan api dengan cepat menyebar, sehingga situasi menjadi sulit dikendalikan. Kebakaran ini merusak total empat rumah kontrakan yang terletak di RT 12/02 Kebon Kosong serta dua rumah warga di RT 13/02 Kebon Kosong. Dengan luas area yang terdampak sekitar 200 meter persegi, insiden ini mengakibatkan enam kepala keluarga yang terdiri dari 19 jiwa terdampak. Ahmad mengungkapkan bahwa kemungkinan penyebab kebakaran adalah kerusakan pada regulator selang kompor gas, dengan taksiran kerugian mencapai Rp280 juta. ANTARA