PADANG –
**Borneonews - Padang**, Kepolisian Daerah Sumatera Barat telah menurunkan lebih dari 6.000 personel untuk menjamin keamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Langkah ini dijelaskan oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, setelah memimpin apel gelar pasukan yang menggunakan sandi Operasi Mantap Praja Singgalang 2024 di kota Padang pada hari Selasa kemarin. Menurut penjelasan Kapolda, personel yang dilibatkan terdiri dari 2.162 anggota dari Polda Sumbar dan 4.690 orang dari jajaran kepolisian resor dan sektor. Dengan jumlah yang signifikan ini, ribuan personel Polri akan bertugas mengawal setiap tahapan dalam pelaksanaan pilkada serentak mulai dari persiapan hingga akhir pelaksanaan. Operasi Mantap Praja Singgalang 2024 dijadwalkan berlangsung selama 113 hari, dimulai pada 27 Agustus 2024 hingga 19 Desember 2024. Proses ini melibatkan pengawasan menyeluruh dan koordinasi yang baik untuk memastikan semua berjalan dengan lancar. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Polri, situasi politik, ekonomi, sosial budaya, serta keamanan di setiap daerah di Sumatera Barat saat ini tergolong aman dan terkendali. Oleh karena itu, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga agar situasi tetap kondusif sepanjang berlangsungnya pemilihan. Ia menegaskan komitmen Polri dalam menciptakan sebuah kontestasi politik yang berlangsung dengan aman, damai, dan berkeadilan di wilayah Sumatera Barat. Dalam apel tersebut, juga turut serta prajurit dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta anggota dari Satpol-PP, Dinas Perhubungan, BPBD, dan petugas kesehatan, yang menunjukkan soliditas antar lembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan pemilu. ANTARA