JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Marthinus Hukom, menekankan bahwa keterlibatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) akan memberikan dampak yang signifikan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara BNN dan Baznas yang berlangsung di Gedung BNN, Jakarta, pada hari Senin, tanggal 26 Agustus. Marthinus menyampaikan bahwa Baznas memiliki peran penting karena terdiri dari tokoh-tokoh agama serta alim ulama yang berfungsi sebagai penjaga moral masyarakat. "Kehadiran Baznas dalam kerja sama pemberantasan narkotika memberikan *booster* bagi upaya kita, karena BNN dan Baznas akan berkolaborasi dalam melakukan intervensi P4GN kepada masyarakat," ungkap Marthinus dalam keterangan tertulis resmi yang dirilis di Jakarta. Ia berharap dengan adanya nota kesepahaman ini, kedua lembaga dapat berbagi perspektif yang sama dalam memandang permasalahan narkoba, melihatnya sebagai bencana kemanusiaan yang dapat mengakibatkan degradasi moral di dalam masyarakat. Nota kesepahaman ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi dalam P4GN. Nota kesepahaman tersebut mencakup optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya dalam upaya P4GN. Penandatanganan secara langsung dilakukan oleh Kepala BNN RI dan Ketua Baznas, Noor Achmad, di Gedung BNN. Dalam kesempatan yang sama, Noor Achmad menegaskan pentingnya pemberantasan narkotika, yang dianggap sebagai kewajiban mendasar. Menurutnya, dalam hukum Islam, narkotika memiliki kesamaan dengan *khamr* atau minuman keras yang mengandung alkohol, sehingga penggunaannya adalah haram. Berdasarkan hal tersebut, Baznas bertekad untuk mendukung upaya pemberantasan narkotika melalui sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dalam berbagai kegiatan yang mereka laksanakan. Noor juga berharap bahwa kerja sama dengan BNN ini akan mampu meningkatkan efektivitas langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika di Indonesia. "Kegelisahan BNN mengenai narkoba sejalan dengan kegelisahan Baznas terhadap masalah yang sama," tegasnya. ANTARA