MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyampaikan bahwa mereka saat ini mengalami kesulitan dalam membayar *hosting fee* untuk ajang MotoGP yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika. Masalah ini muncul akibat keterbatasan anggaran yang ada. Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi terhadap kondisi keuangan daerah, mereka belum dalam posisi siap untuk membayarkan biaya tersebut. "Kami masih belum dapat membayar *hosting fee* untuk ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika," ujarnya pada hari Selasa. *Hosting fee* merupakan biaya yang dibayarkan oleh penyelenggara acara kepada Dorna Sport, yang merupakan pemegang hak komersial untuk MotoGP. Biaya yang harus dibayarkan untuk menjadi tuan rumah ajang ini tidaklah sedikit, mencapai nominal yang cukup signifikan, yaitu sekitar Rp200 miliar. Meskipun begitu, pihak Pemkab Lombok Tengah tetap menunjukkan komitmen untuk mendukung pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Hal ini dianggap sejalan dengan upaya mereka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Lalu Firman Wijaya menyambut baik usulan dari Pemerintah Provinsi NTB mengenai pencarian solusi, seperti bantuan dana dari pemerintah pusat atau pembagian anggaran untuk menyelesaikan masalah tersebut. "Besaran biaya yang akan dibebankan kepada daerah belum kami ketahui secara jelas, karena pembahasan dengan pemerintah Provinsi NTB mengenai hal ini belum dilakukan," kata Lalu Firman. Sebelumnya, Maya Watono, selaku Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), menyampaikan bahwa Mandalika telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Dia juga mencatat bahwa Mandalika mengalami pertumbuhan jumlah wisatawan nusantara tertinggi pada tahun 2023, dengan tingkat keterisian sirkuit yang mencapai hingga 240 hari dalam setahun. Hal ini terutama terlihat selama penyelenggaraan MotoGP yang akan menjadi gelaran ketiga tahun ini. Maya berharap, melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, mereka dapat menarik lebih banyak penonton dari beragam kalangan. "Kami optimis bahwa kontribusi MotoGP di Sirkuit Mandalika akan semakin meningkat, setelah sebelumnya menyumbang sebesar Rp4,3 triliun pada tahun 2023," tambahnya. ANTARA