**Borneonews - Lombok Tengah**, Jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendungan Pengge, yang juga dikenal sebagai SPAM Mandalika, akan segera menjalani uji coba menjelang pelaksanaan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika pada tahun 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan air bersih selama acara bergengsi tersebut.
Menurut Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah, Bambang Supratomo, proyek ini bertujuan untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika serta Desa Penyangga di sekitarnya. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa tim dari kepresidenan telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Dari hasil kunjungan tim tersebut, diketahui bahwa proyek ini merupakan program dari pemerintah pusat dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 200 miliar, yang dilaksanakan dalam dua tahap. "Saat ini, kami masih dalam proses uji alir. Kami optimis, dalam satu hingga dua minggu ke depan, pasokan air sudah dapat mendukung KEK Mandalika secara maksimal," ungkap Bambang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) juga telah mempersiapkan dua tempat penampungan air besar. Tempat penampungan di zona barat mampu menampung 16.000 liter per kubik, sedangkan di zona timur kapasitasnya mencapai 8.000 liter per kubik. "Penyaluran air ke desa penyangga juga telah kami siapkan, semua peralatan yang dibutuhkan telah terpasang tanpa biaya tambahan," tambahnya.
Bambang menegaskan bahwa pengelolaan SPAM Mandalika ini merupakan tanggung jawab bersama dari dua pihak. Jalur dari Bendungan Pengge hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Pengengat menjadi tanggung jawab Balai Wilayah Sungai (BWS), sementara pengelolaan dari IPAL Pengengat menuju pelanggan akan ditangani oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW).
Sementara itu, menurut informasi yang diterima, jaringan yang dibangun oleh BPPW direncanakan akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini kepada PDAM. Namun, untuk jaringan dari BWS hingga IPAL Pengengat, hanya akan dilakukan serah terima pengoperasian.
Desa-desa yang akan mendapatkan manfaat dari aliran air SPAM Mandalika antara lain Desa Mertak, Sukadana, Kuta, dan beberapa desa lainnya. "Namun, secara teknis, jaringan ini tidak dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan air masyarakat di Kecamatan Praya. Jaringan ini lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air di desa penyangga dan KEK Mandalika," jelas Bambang.
ANTARA
Uji Coba Jaringan SPAM Mandalika untuk MotoGP 2024 Segera Dimulai
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







