**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, baru-baru ini memberikan penghargaan kepada 33 aparatur sipil negara (ASN) yang dianggap teladan. Langkah ini diambil untuk mendorong peningkatan kinerja ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.
Dalam sambutannya saat acara ASN Talent Fest 2024 dan Anugerah ASN 2023 di Jakarta, Azwar Anas menyampaikan, Penghargaan kepada ASN ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk mendorong agar para ASN bekerja lebih baik, meningkatkan kinerja, dan memberikan dampak positif. Ia berharap bahwa penghargaan yang diberikan kepada para ASN akan memberikan pengaruh yang signifikan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mendorong reformasi birokrasi yang berkelanjutan dan berdampak.
Menteri Azwar Anas juga menekankan pentingnya integritas dalam penilaian para ASN yang menerima penghargaan. Kami melibatkan PPATK dan BIN untuk memverifikasi rekam jejak mereka. Kami memastikan bahwa mereka bukan hanya sekedar bekerja di dalam ruangan, tetapi juga memiliki integritas yang teruji, ujarnya.
Acara ASN Talent Fest 2024 dan Anugerah ASN diharapkan dapat berkontribusi dalam pembentukan *talent pool* di instansi pemerintahan, khususnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ASN yang profesional dan kompetitif dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Anugerah ASN ini terdiri dari 11 kategori. Beberapa diantaranya adalah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Terbaik, yang diraih oleh Suryo Utomo dari Kementerian Keuangan; JPT Pratama Terbaik, yang dimenangkan oleh I Putu Eka Merthawan dari Pemerintah Kabupaten Badung; dan Jabatan Administrator Terbaik, yang diraih oleh Idi Bantara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dalam kategori Jabatan Pengawas Terbaik, penghargaan diberikan kepada Teguh Haris Pathon dari Pemerintah Kota Bandung. Sementara itu, kategori *Best Employee* diraih oleh Inarni Nur Dyahwanti dari Pemerintah Kabupaten Temanggung, dan kategori Dosen Terbaik disabet oleh Krisdiana Wijayanti dari Kementerian Kesehatan.
Berlanjut ke kategori lainnya, Guru Inklusi Terbaik dimenangkan oleh Supriyono dari Kementerian Agama, Guru Terbaik diraih oleh Kuswanto dari Pemerintah Kabupaten Sigi, Dokter Terbaik diberikan kepada Anang Endaryanto dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bidan Terbaik diraih oleh Baiq Mery Shintana dari Kabupaten Lombok Timur, serta Perawat Terbaik diraih oleh Sulistianingsih dari Kabupaten Banyumas.
Setiap pegawai ASN terbaik yang terpilih dalam tiap kategori menerima Piala Adhigana yang diserahkan oleh Menteri PANRB. Azwar Anas berharap bahwa penghargaan yang diberikan pada hari ini bisa memberikan dampak dan manfaat yang signifikan. Semoga penghargaan hari ini menjadi sebuah pengakuan yang berarti, dan pertemuan ini dapat memberikan dampak yang positif, tutupnya.
ANTARA
Penghargaan ASN Teladan, Dorong Kinerja dan Integritas di Jakarta
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







