**Borneonews - Palu**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antar sektor dalam upaya mempersiapkan pemimpin muda yang memiliki daya saing menuju Generasi Emas 2024. Langkah ini diambil dalam rangka membangun fondasi yang kuat bagi generasi mendatang yang siap dalam berbagai aspek, termasuk kepemimpinan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulteng, Irvan Aryanto, menyatakan bahwa Program Keluarga Muda Berdaya dan Siap Nikah dengan tema *Goes to Campus* adalah hasil dari kerja sama yang erat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kepemimpinan dalam konteks keluarga yang seimbang dan berdaya.
Kegiatan tersebut diadakan di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) dengan dihadiri oleh ratusan mahasiswa. Irvan menegaskan bahwa masalah pernikahan usia muda masih menjadi tantangan yang harus dihadapi Indonesia. Meskipun tingkat pernikahan di usia muda tidak tergolong tinggi, namun peningkatan kasus tersebut terus terjadi dari tahun ke tahun.
Berdasarkan laporan statistik nasional, Irvan mengungkapkan bahwa pada tahun 2022 terdapat 516.334 kasus perceraian di Indonesia. Angka tersebut meningkat sebesar 15,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 447.743 kasus. Ia menambahkan bahwa usia saat menikah memiliki dampak signifikan terhadap pola kehidupan dalam berkeluarga. Menurutnya, pernikahan di usia muda membawa risiko yang dapat mempengaruhi ketahanan dan kualitas keluarga yang akan dibangun.
Dengan demikian, Irvan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui Program Keluarga Muda Berdaya dan Siap Nikah *Goes to Campus*. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kepemimpinan di kalangan generasi muda saat ini, sehingga dapat tercipta keluarga-keluarga yang lebih berdaya.
Ia juga menyatakan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan unggul melalui fondasi keluarga. Oleh karena itu, menciptakan pemuda yang tangguh dan berdaya menjadi aspek vital untuk mencapai ketahanan keluarga yang lebih baik di masa depan. Irvan berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat bagi pemuda, serta dapat berkontribusi pada terwujudnya Generasi Emas 2045 melalui penciptaan Keluarga Muda Berdaya.
ANTARA
Pemprov Sulteng Siapkan Pemimpin Muda Berdaya Menuju 2024
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







