**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan imbauan untuk meningkatkan protokol kesehatan dan pengamanan selama pelaksanaan Forum Indonesia-Afrika (IAF) Ke-2 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 1 hingga 3 September 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Pahala N. Mansury setelah rapat terbatas yang diadakan di Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk IAF, mulai dari ketika para peserta tiba hingga penerapan *health protocols* yang ketat. Pahala menjelaskan bahwa setiap titik masuk ke Bali dan Jakarta perlu dipersiapkan dengan sangat baik agar dapat menjaga kesehatan dan keselamatan para peserta yang datang dari berbagai negara.
Pahala juga menyoroti pernyataan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menganggap wabah *Mpox* di Benua Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dari komunitas internasional. Ia menekankan bahwa protokol kesehatan harus dijaga dengan ketat seiring dengan tingginya tingkat keamanan, mengingat banyaknya kepala negara yang direncanakan akan hadir dalam forum tersebut.
IAF Ke-2 akan diselenggarakan bersamaan dengan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP), yang diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 855 peserta. Sekitar 1.500 delegasi dari berbagai negara, termasuk negara-negara di *global south* lainnya, juga diharapkan hadir dalam forum ini.
Pahala menyebutkan bahwa hingga kini, enam kepala negara telah memberikan konfirmasi kehadiran pada IAF Ke-2, yaitu kepala negara dari Zimbabwe, Rwanda, Ghana, Liberia, Eswatini, dan Zanzibar yang mewakili Tanzania.
Sebelumnya, Indonesia merencanakan untuk mengangkat empat isu prioritas dalam forum ini. Fokus pembicaraan akan berkisar pada sektor ekonomi dengan target kesepakatan bisnis yang diharapkan mencapai hingga 3,5 miliar dolar AS, setara dengan sekitar Rp54,69 triliun. Pahala menjelaskan bahwa kerja sama antara sektor swasta dan BUMN Indonesia dengan Afrika telah mendekati angka 3 miliar.
Target kesepakatan bisnis tersebut akan dicapai melalui pembahasan mengenai empat isu, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, kesehatan, dan ketahanan mineral kritis. Diharapkan, forum ini dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Afrika.
ANTARA
Presiden Jokowi Imbau Prokes Ketat dalam Forum Indonesia-Afrika Ke-2
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







