JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan keyakinan bahwa peningkatan berkelanjutan dalam produksi pertanian nasional akan segera membawa Indonesia menuju pencapaian swasembada beras. Dalam pernyataannya setelah mengadakan rapat kerja di Komplek Parlemen pada hari Senin (26 Agustus), ia mengatakan, "Program-program yang dilaksanakan oleh kementerian telah menunjukkan hasil positif. Kami telah meningkatkan produktivitas beras untuk mengurangi jumlah impor, sehingga mendekatkan kita pada pencapaian swasembada." Sudaryono juga menekankan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan adanya lonjakan signifikan dalam produksi beras Indonesia pada bulan Agustus dan September, dengan angka yang diprediksi masing-masing mencapai 2,84 juta ton dan 2,87 juta ton. Di samping itu, BPS juga meramalkan produksi beras pada bulan Oktober akan mencapai 2,59 juta ton. "Perkiraan peningkatan tersebut mencerminkan efektivitas pengalihan anggaran kami yang difokuskan pada pemasangan pompa air baru serta pengoptimalan lahan rawa yang didorong oleh kementerian tahun ini," jelasnya. Sudaryono menegaskan bahwa kementerian akan terus menerapkan kebijakan inovatif dan memaksimalkan sumber daya guna membantu para petani meningkatkan produktivitas mereka. Melalui berbagai program kementerian, ia optimis Indonesia akan mencapai swasembada beras dan dapat mengurangi ketergantungan pada impor. Wakil Menteri juga menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kedaulatan pangan. "Kami bertujuan untuk mengendalikan impor beras hingga maksimal 10 persen dari total kebutuhan konsumsi nasional," tambahnya. ANTARA