BORNEONEWS, Sukamara – Adanya sinyal Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membantu Kabupaten Sukamara mengunjungi pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang, untuk pencepatan penyelesaian pembangunan Jembatan Jelai disambut positif oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sukamara.
Kepala Dinas PU Sukamara Kantet Sri Waluyo mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan apa yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H Said Ismail yakni untuk paparan yang disampaikan terkait keuntungan bagi kedua wilayah dengan terbangunnya jembatan penghubung antarprovinsi tersebut.
“Untuk konsep dan paparan yang disiapkan sudah disusun,” kata Kantet, Minggu (3/7/2016).
Menurutnya, paparan yang disiapkan terkait terhubungnya dua wilayah apabila jembatan sudah difungsikan seperti untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga yang ada di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, ke wilayah Kabupaten Sukamara.
“Saat ini sebagian besar warga dari Kabupaten Ketapang seperti warga Sukaramai dan Manis Mata banyak yang bersekolah di Kabupaten Sukamara. Untuk bepergian biasanya warga yang berdiam diperbatasan Kalimantan Barat harus mengunakan trsnportasi sungai, sehingga dengan adanya jembatan penghubung akan mempermudah dalam pendidikan,” terang Kantet.
Selain masalah pendidikan, dengan adanya jembatan penghubung akan dapat mempermudah kedua wilayah menunjang perekonomian, mengingat untuk pasokan kebutuhan ke Kalimantan Barat dan sebaliknya masih mengandalkan angkutan sungai.
“Apabila jembatan sudah berfungsi maka angkutan barang dari Kabupaten Katapang ke Sukamara dan sebaliknya dari Sukamara ke Ketapang akan semakin lancar. Selain akses pendidikan juga akses pelayanan kesehatan, pelayanan kelistrikan saat ini warga yang tinggal di perbatasan Ketapang masih bergantung kepada Kabupaten Sukamara. Jadi pembangunan ini membantu warga di kedua wilayah dapat berinteraksi dengan cepat,” ujar Kantet Sri Waluyo. (MG-13/m)








