**Borneonews - Denpasar**, Komando Daerah Militer IX/Udayana mengerahkan lebih dari 3.000 prajurit untuk menjaga keamanan selama acara internasional, yaitu Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) 2024, yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada tanggal 1 hingga 3 September mendatang.
Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni, mengungkapkan bahwa hampir 1.000 personel akan tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil). Dalam sebuah apel yang diselenggarakan di Lapangan Puputan Niti Mandala, Renon, Denpasar, ia menekankan pentingnya pembentukan tim yang solid untuk pengamanan tamu-tamu VVIP yang akan hadir pada forum tersebut.
Mayor Jenderal Zamroni menyatakan bahwa keterlibatan ribuan personel angkatan bersenjata ini adalah suatu kehormatan bagi Kodam IX/Udayana. Kepercayaan yang diberikan kepada mereka tidak terlepas dari keberhasilan pengamanan pada agenda internasional sebelumnya. "Setiap tugas merupakan kehormatan, dan kehormatan tertinggi terletak pada kemampuan untuk menjalankan tugas tersebut dengan sukses, aman, dan lancar," jelasnya di hadapan prajurit yang hadir.
Lebih lanjut, Pangdam Udayana menjelaskan bahwa apel ini bertujuan untuk menguji kesiapan Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi. Hal itu meliputi aspek organisasi, personel, peralatan, dan sarana pendukung lainnya yang diperlukan untuk menjalankan tugas di lapangan. Ia pun menekankan kepada setiap prajurit agar mempersiapkan diri dengan baik agar pelaksanaan tugas ini berjalan sesuai rencana.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Infanteri Agung Udayana, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan tersebut melibatkan semua personel dan peralatan dari Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi. Terdapat beberapa unsur pendukung dalam tim tersebut, seperti unit komunikasi, elektronik, medis, administrasi, penerangan, dan layanan. Selain itu, tim juga mencakup sub-satgas yang berfungsi untuk mengatur rute, lokasi kegiatan, akomodasi, serta lalu lintas dan parkir.
"Satgas Pamwil yang dipimpin langsung oleh Pangdam akan bertanggung jawab atas keamanan para VVIP, sedangkan Danrem 163/WSA akan memimpin Satgas Evakuasi untuk melaksanakan Operasi Siaga Bencana," pungkas Agung Udayana.
Pengamanan ini juga akan meliputi kepala negara dan pejabat setingkat kepala negara yang hadir pada KTT IAF Ke-2 dan HLF-MSP. Keduanya akan bertugas mulai empat hari sebelum acara sampai empat hari setelah acara, yang berdurasi total sembilan hari di wilayah Jimbaran dan Nusa Dua, Bali.
Tugas ini termasuk dalam rangka mendukung Komando Gabungan Terpadu Pengamanan (Kogabpad Pam) VVIP yang sudah dibentuk oleh Markas Besar TNI. Forum Indonesia-Afrika Ke-2 ini akan berlangsung pada 1 hingga 3 September 2024 dan dilaksanakan bersama HLF-MSP.
Dalam forum tersebut, sejumlah kerja sama yang akan menjadi prioritas mencakup transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, serta pembangunan. IAF 2024 diharapkan akan dihadiri oleh 28 kepala negara dan sekitar 800 peserta yang berasal dari pemerintah, organisasi internasional dan regional, serta pelaku usaha dari Indonesia dan Afrika.
ANTARA
Pengerahan 3.000 Prajurit Amankan KTT IAF di Bali pada September
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







