**Borneonews - Jakarta**, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat kini tengah menjalankan proyek normalisasi saluran dan pembangunan embung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terletak di bekas gedung Johar Baru Teater, tepatnya di RT 15/10 Jalan Kramat Jaya Baru IV.
Kepala Satuan Pelaksana SDA Johar Baru, Rudy Heryanto, menjelaskan bahwa proyek ini dilaksanakan secara bersamaan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Dalam kondisi ideal, normalisasi saluran di area tersebut diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua minggu.
Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan bahwa pekerjaan normalisasi mencakup pembuatan kembali trase saluran dengan lebar sekitar 50 sentimeter dan kedalaman yang bervariasi antara 60 hingga 70 sentimeter. Namun, saat ini, saluran existing sebagian besar terhalang oleh puing dan tumpukan tanah, sehingga untuk melanjutkan pembangunan, pihaknya harus menunggu desain dan penetapan lokasi yang lebih jelas.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda, menyatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap penyempurnaan rancangan teknis untuk ruang terbuka hijau tersebut. Dia juga mencatat bahwa proses pembongkaran gedung telah rampung.
Mila menjelaskan bahwa konsep RTH ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk arena olahraga, tempat ibadah, embung yang berfungsi sebagai danau kecil, taman, serta lahan pertanian perkotaan (*urban farming*). Dia menambahkan, "Desain masih dalam tahap pematangan. Namun, pekerjaan terus berlangsung dan teknis di lapangan dimulai pekan ini."
Desain teknis untuk mushala akan dikerjakan dengan melibatkan Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Pusat. Rencananya, mushala ini akan terdiri dari dua tingkat, dengan area pengawas di lantai bawah dan area untuk ibadah, wudhu, serta tempat duduk di lantai atas.
Pembangunan mushala ini juga didukung oleh BAZNAS BAZIS, yang mencakup fasilitas wudhu dan tempat duduk. Selain itu, pihaknya meminta masukan dari Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat untuk merancang fasilitas olahraga yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti futsal, basket, voli, dan bulu tangkis.
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) juga akan berkontribusi dengan menciptakan keindahan taman di lokasi tersebut. Di samping itu, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) direncanakan akan membangun area pertanian perkotaan di RTH, sedangkan Suku Dinas Bina Marga akan bertanggung jawab atas penataan area lapangan dan pedestrian di bagian dalam serta luar lokasi.
Diharapkan bahwa pembukaan RTH ini dapat rampung dalam waktu tiga bulan ke depan, sejalan dengan aspirasi warga Johar Baru yang mengeluhkan kekurangan ruang untuk interaksi dan sulitnya akses berolahraga.
ANTARA
Normalisasi Saluran dan Pembangunan RTH di Johar Baru, Jakarta
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







