**Borneonews - Papua**, Kementerian Sosial (Kemensos) baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan pembuatan rumah jenis bongkar pasang di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta selama periode empat hari.
Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa, Don Rozano, menyampaikan bahwa pelatihan ini dipilih karena pembangunan rumah secara konvensional seringkali memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, akses terhadap bahan baku yang diperlukan cukup sulit dan harganya juga tergolong mahal.
Don menjelaskan bahwa para peserta, yang merupakan warga masyarakat Pegunungan Bintang, sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni. Mereka akan menerima bantuan rumah *knock down* setelah melalui proses asesmen untuk memastikan kelayakan mereka.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mendirikan rumah yang dirancang agar mudah dibongkar pasang dan juga bisa dipindahkan sesuai kebutuhan. Pelatihan dilaksanakan di salah satu unit kerja Kemensos, yaitu Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) yang berlokasi di Jayapura.
Don juga menjelaskan mengenai spesifikasi rumah yang akan diberikan. Rumah tersebut memiliki ukuran 6x6 meter dan terbuat dari bahan baja ringan, yang dikenal karena kecepatan pengerjaannya tanpa mengorbankan kekuatan. Selain itu, rumah ini dilengkapi dengan dua buah kamar tidur serta satu kamar mandi. "Dengan gotong royong, sebanyak 50 rumah ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tujuh hari," ungkapnya.
Di samping bantuan perumahan, para penerima juga diharapkan berkontribusi dalam pembangunan kembali fasilitas pendidikan di daerah tersebut.
Salah satu peserta pelatihan, Barnabas Kakyarmabin, 31 tahun, berasal dari Distrik Okaom. Meskipun ia tidak memiliki latar belakang keterampilan pertukangan, Barnabas menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengikuti pelatihan. "Saya tidak memiliki keterampilan sebagai tukang kayu, tetapi saya ingin belajar merakit rumah besi agar bisa membangun di kampung saya," tuturnya.
Barnabas juga menunjukkan rasa terima kasih kepada Menteri Sosial, Tri Rismaharini, atas pelatihan yang diberikan. "Terima kasih banyak Ibu Mensos. Dengan bantuan ini, kami bisa memiliki rumah besi, dan nanti kami bisa praktik membangunnya sehingga bisa ditempati," ujarnya sambil berharap dapat membangun dan menempati rumah yang diberikan oleh Kemensos.
ANTARA
Kemensos Latih Warga Papua Membangun Rumah Bongkar Pasang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







