BORNEONEWS, Sukamara - Pejabat Bupati Sukamara Rendi Lesmana mengatakan bawan program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik adalah awal yang baik untuk mewujudkan data berkualitas ditingkat desa/kelurahan.
“Saat ini banyak data yang dikumpulkan di desa, baik yang dilaksanakan oleh kementerian pusat hingga pendataan yang dilakukan oleh daerah,” kata Rendi Lesmana pada acara pencanangan Desa Karta Mulia sebagai Desa Cantik, Selasa, 27 Agustus 2024.
Menurut dia, dari berbagai pendataan di desa, kualitas dan standar data serta konektifitas perlu mendapatkan perhatian. Mengingat hal tersebut akan berdampak pada inefisiensi sumber daya dan berpotensi terjadi inkonsistensi data yang keluar dari pihak desa.
“Oleh karena itu, pencanangan Desa Cinta Statistik ini merupakan awal yang baik untuk mewujudkan data berkualitas pada tingkat desa/kelurahan. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi desa lain, sehingga semua desa nantinya akan menjadi desa yang cinta dan dasar akan pentingnya statistik bagi pembangunan desanya,” ucapnya.
Rendi menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan program, diperlukannya dukungan, kerjasama dan koordinasi yang berkelanjutan dalam lingkup pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Badan Pusat Statistik serta instansi terkait lainnya agar segala manfaat yang menjadi cita-cita dapat terwujud dengan baik.
“Pembinaan desa/kelurahan Cinta Statistik merupakan stimulus agar kegiatan statistik di desa/kelurahan semakin baik, sehingga kapasitas desa/kelurahan dalam mengidentifikasi kebutuhan data dan potensi yang memiliki desa untuk pembangunan desa menjadi tepat sasaran,” kata Rendi Lesmana.
Dia menambahkan, pemerintah dalam hal ini BPS berkewajiban untuk melakukan pembinaan statistik pada desa/kelurahan melalui program Desa Cantik, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik. (NORHASANAH/H)









