**Borneonews - Pekanbaru**, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mengambil langkah proaktif dalam pengelolaan sampah dengan mengolah limbah dari tiga pasar tradisional menjadi kompos. Ini dilakukan melalui kerja sama yang terjalin dengan Rumah Zakat di tiga lokasi berbeda.
Pasar Pagi Arengka, Pasar Cik Puan, dan Pasar Rumbai menjadi fokus utama dalam program ini. Sampah yang berasal dari Pasar Pagi Arengka akan diproses di fasilitas Komposting Garuda Sakti. Sementara itu, sampah dari Pasar Cik Puan akan dikelola di Komposting Hutan Kota, dan sampah dari Pasar Rumbai diolah di Komposting Umban Sari.
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Fahlevi, mengungkapkan bahwa perjanjian kerja sama telah resmi ditandatangani dengan pihak Rumah Zakat. Kerja sama ini merupakan langkah lanjutan dari nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan Rumah Zakat untuk membina hubungan di bidang lingkungan hidup. Upaya ini khususnya berfokus pada pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi biokonversi dengan bantuan *BSF Maggot*.
Reza menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi intensif sebagai tahap persiapan teknis untuk pelaksanaan dari perjanjian kerja sama tersebut. Menurutnya, program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang biasanya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar.
Harapan kami, penandatanganan kerja sama ini dapat menekan dampak dari akumulasi sampah di TPA, ungkapnya.
DLHK Pekanbaru menargetkan pengurangan sekitar 30 persen dari total jumlah sampah yang masuk ke hulu TPA Muara Fajar. Saat ini, volume sampah yang diterima dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) bisa mencapai 900 ton per hari, sehingga mengelola penuh limbah tersebut menjadi tantangan tersendiri.
Langkah ini menjadi penting untuk menerapkan berbagai metode manajemen sampah, termasuk upaya untuk mengolah sampah menjadi kompos. Selain itu, DLHK juga mendukung penerapan TPS 3R, yaitu *reduce, reuse, dan recycle*, serta berkolaborasi dengan industri pengolahan sampah lainnya untuk menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan terhadap permasalahan limbah.
ANTARA
DLHK Pekanbaru Olah Sampah Pasar Jadi Kompos Demi Lingkungan
Bagikan:

PEKANBARU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







